MUNAS VI KKT Jeneponto Jadi Momentum Perkuat Persatuan dan Regenerasi Organisasi
Makassar – infoglobalnews.id | Kerukunan Keluarga Turatea (KKT) Kabupaten Jeneponto menggelar Musyawarah Nasional (Munas) VI di Claro Hotel Makassar, Jumat (24/7/2026). Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi seluruh warga Turatea yang berada di berbagai daerah untuk mempererat tali silaturahmi, memperkuat persatuan, serta menentukan arah organisasi ke depan.
Mengusung semangat kebersamaan, Munas VI KKT dihadiri oleh para pengurus pusat, pengurus wilayah, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, akademisi, serta perwakilan keluarga besar Kerukunan Keluarga Turatea dari berbagai provinsi di Indonesia.
Acara diawali dengan pembukaan secara resmi yang ditandai dengan pemutaran video profil organisasi dan perjalanan KKT dalam membangun kebersamaan masyarakat Jeneponto di perantauan. Suasana penuh kekeluargaan tampak mewarnai jalannya kegiatan sejak registrasi hingga pembukaan sidang musyawarah.
Pada layar utama terpampang tema “Munas VI Kerukunan Keluarga Turatea (KKT) Jeneponto” yang diselenggarakan di Claro Hotel Makassar pada 24 Juli 2026. Selain itu, diperkenalkan pula jajaran pimpinan sidang yang terdiri atas:
Ketua Umum: Dr. H. Alimuddin, SH., MH., M.Kn.
Sekretaris Jenderal: H. Abdul Rachmat Noer, SE., MM.
Sekretaris Panitia: Rusdi, S.IP., M.Si.
Ketua Panitia: Kahar Sijaya, S.Ag., M.Si.
Dalam sambutannya, panitia pelaksana menyampaikan bahwa Munas VI bukan hanya agenda rutin organisasi, tetapi juga menjadi forum strategis untuk melakukan evaluasi terhadap program kerja sebelumnya, menyusun langkah-langkah organisasi ke depan, serta memilih kepengurusan yang mampu membawa KKT semakin maju dan solid.
Melalui forum musyawarah ini, peserta diharapkan dapat memberikan gagasan dan pemikiran terbaik demi memperkuat eksistensi Kerukunan Keluarga Turatea sebagai organisasi yang mampu menjadi wadah pemersatu masyarakat Jeneponto, baik yang berada di kampung halaman maupun di berbagai daerah di Indonesia.
Selain membahas laporan pertanggungjawaban kepengurusan, Munas VI juga menjadi ajang mempererat silaturahmi antarsesama warga Turatea. Nilai-nilai budaya, kekeluargaan, gotong royong, dan semangat saling mendukung menjadi landasan utama yang terus dijaga dalam perjalanan organisasi.
Para peserta berharap hasil Munas VI dapat melahirkan kepemimpinan yang amanah, inovatif, dan mampu menjawab tantangan zaman, sehingga KKT semakin berperan aktif dalam mendukung pembangunan daerah, meningkatkan kualitas sumber daya manusia asal Jeneponto, serta menjaga identitas budaya Turatea di tengah perkembangan masyarakat modern.
Kegiatan berlangsung dengan tertib, penuh semangat kekeluargaan, dan diakhiri dengan agenda persidangan serta pembahasan rekomendasi organisasi sebagai pedoman pelaksanaan program kerja KKT pada masa bakti berikutnya.
Agus Jarre


