SINJAI – infoglobalnews.id | penemuan bayi perempuan yang sempat menggegerkan warga Dusun Bole, Desa Saohiring, Kecamatan Sinjai Tengah, kini Kepolisian Resor Sinjai berhasil mengungkap kasus tersebut.Pada Senin pagi (15/9/2025). Bayi tersebut ditemukan warga dalam kondisi masih hidup sekitar pukul 07.30 Wita.
Dalam press release,di ruang pola polres sinjai Rabu, (17/09/2025) Kapolsek Sinjai Tengah A.Tenri gangka, melalui Kanit Reskrim IPDA A. Alyudin, menjelaskan bahwasanya bayi pertama kali ditemukan oleh seorang warga yang bernama Karim Bin Hidding (48), saat hendak berkebun. Karim mendengar suara tangisan dan menemukan bayi terbungkus jaket hoodie berwarna abu-abu. Kemudian penemuan bayi tersebut dilaporkan kepada aparat desa dan selanjutnya diteruskan ke pihak kepolisian.
Setelah Polsek Sinjai Tengah menerima laporan langsung melakukan olah TKP dan penyelidikan. Dalam penyelidikan aparat polsek sinjai tengah menemukan petunjuk berupa bercak darah di jalan setapak kebun sekitar 200 meter dari lokasi penemuan bayi.
Dari hasil penelusuran penyidik mencurigai disalah satu warga berinisial KE (22), seorang mahasiswi asal Dusun Bole, Desa Saohiring.
Setelah melakukan penyelidikan dan pemeriksaan dengan Barang bukti yang diamankan antara lain satu jaket hoodie berwarna abu-abu dengan bercak darah, serta dua unit telepon genggam masing-masing merek Vivo Y12 dan Vivo Y15. KE (22) mengakui bahwa bayi tersebut adalah anak kandungnya hasil hubungan dengan pacarnya, berinisial P (19), warga Desa Turunan Baji, Kecamatan Sinjai Barat. Polisi juga menemukan bukti komunikasi keduanya melalui aplikasi WhatsApp sebelum kejadian.
Atas perbuatannya, KE disangka melanggar Pasal 305 KUHP Jo Pasal 77B UU No. 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman pidana penjara maksimal enam tahun. Sementara itu, tersangka P disangka melanggar Pasal 55 KUHP Jo Pasal 305 KUHP.
Dari hasil pres release pihak Polsek Sinjai tengah mengemukakan bahwasanya saat ini masih tahap pendalaman kasus dan menahan kedua pelaku untuk proses hukum lebih lanjut.
*Koordinator liputan Sulselbar Agus Jarre*


