Close Menu
INFO GLOBAL NEWSINFO GLOBAL NEWS
  • BERITA
    • DUNIA
    • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • OLAHRAGA
  • PERISTIWA
    • HUKUM
    • KRIMINAL
  • POLITIK
  • SOROTAN
  • Pemerintahan
  • Polri
Arsip
  • Mei 2026
  • April 2026
  • Maret 2026
  • Februari 2026
  • Januari 2026
  • Desember 2025
  • November 2025
  • Oktober 2025
  • September 2025
  • Agustus 2025
  • Juli 2025
  • Juni 2025
  • Mei 2025
  • April 2025
  • Maret 2025
  • Februari 2025
  • Januari 2025
  • Desember 2024
  • November 2024
  • Oktober 2024
  • September 2024
  • Agustus 2024
  • Juli 2024
  • Juni 2024
  • Mei 2024
  • April 2024
  • Maret 2024
  • Februari 2024
  • November 2022
  • Maret 2022
  • Maret 2021
  • Januari 2021
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Demos
  • Technology
  • Gaming
  • Buy Now
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
INFO GLOBAL NEWSINFO GLOBAL NEWS
  • BERITA
    • DUNIA
    • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • OLAHRAGA
  • PERISTIWA
    • HUKUM
    • KRIMINAL
  • POLITIK
  • SOROTAN
  • Pemerintahan
  • Polri
Subscribe
INFO GLOBAL NEWSINFO GLOBAL NEWS
  • BERITA
  • PENDIDIKAN
  • OLAHRAGA
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • SOROTAN
  • Pemerintahan
  • Polri
Beranda » Polemik Desa Benteng Malewang Tak Kunjung Usai, Kantor Desa Terbakar dan Teror OTK Picu Ketegangan
SOROTAN

Polemik Desa Benteng Malewang Tak Kunjung Usai, Kantor Desa Terbakar dan Teror OTK Picu Ketegangan

IchiroBy IchiroMaret 4, 2026Tidak ada komentar3 Mins Read
Share WhatsApp Facebook Twitter Telegram
Share
Facebook WhatsApp Telegram Twitter

Benteng Malewang_Bulukumba – infoglobalnews.id | Polemik pemerintahan Desa Benteng Malewang hingga kini belum menemukan titik terang. Konflik yang telah berlangsung lebih dari satu tahun bahkan melewati dua kali bulan Ramadan ini dinilai semakin memprihatinkan karena mulai diiringi peristiwa kekerasan dan teror oleh orang tak dikenal (OTK).

Pada Selasa, 24 Februari 2026, sekitar pukul 01.00 WITA, kantor Desa Benteng Malewang dilalap api. Hingga saat ini, penyebab kebakaran tersebut belum diketahui secara pasti dan masih dalam penyelidikan pihak berwajib.

Tak berselang lama, tepatnya sekitar sepekan pascakejadian kebakaran, pada Senin malam, 2 Maret 2026, sekitar pukul 01.00 WITA, terjadi penghadangan dan penyerangan oleh OTK di Dusun Ompoa, tepat di tebing sebelum masjid.

Menurut keterangan korban berinisial BL dan WW, mereka dihadang oleh empat orang tak dikenal yang mengenakan jaket hitam dan membawa parang panjang sekitar satu meter serta batu. Korban sempat melakukan perlawanan, namun pelaku melempari batu dan memukul mundur korban hingga akhirnya korban memilih menyelamatkan diri.

Sepeda motor korban ditinggalkan di lokasi dan ditemukan dalam kondisi rusak di bagian depan, lampu pecah diduga akibat lemparan batu atau senjata tajam.

Yang memicu tanda tanya di tengah masyarakat, keesokan paginya muncul informasi dari pihak kepolisian bahwa korban disebut-sebut tidak melapor dan bahkan dikabarkan akan melakukan serangan balasan pada malam berikutnya. Informasi tersebut dibantah oleh pihak korban dan memunculkan pertanyaan besar: dari mana sumber informasi itu berasal?

Salah seorang tokoh masyarakat, Heri Syam, menilai rangkaian kejadian ini patut dicurigai sebagai gerakan yang sengaja dibangun untuk memprovokasi masyarakat agar terjadi bentrokan antar kelompok.

“Gerakan seperti ini terlihat tersusun rapi. Kami menduga ada upaya memancing konflik horizontal. Cara-cara seperti menghadang di malam hari, memakai masker, dan menyerang secara tiba-tiba adalah tindakan pengecut dan tidak pernah diajarkan oleh leluhur kami di Benteng Malewang,” tegas Heri Syam.

Ia menegaskan bahwa masyarakat Desa Benteng Malewang menjunjung tinggi nilai budaya “Tea loko’ punna battu ribokoi” (jangan melukai dari belakang).

Sejak awal polemik pemerintahan desa, gerakan masyarakat disebut murni dilakukan melalui adu gagasan, kritik kebijakan, dan pengawalan jalannya pemerintahan agar sesuai regulasi. Masyarakat menolak segala bentuk kekerasan sebagai cara menyelesaikan konflik.

“Kami siap berperang secara gagasan, bukan dengan parang atau batu. Informasi bahwa korban akan melakukan serangan balasan itu tidak benar. Kami berpegang pada prinsip bahwa kekerasan tidak dibenarkan oleh hukum maupun agama,” lanjutnya.

Masyarakat menilai tindakan OTK yang menghadang warga di malam hari merupakan tindakan kekanak-kanakan yang justru memperkeruh situasi, merepotkan kepolisian, serta menambah beban pemerintah.

Dalam kesempatan ini, masyarakat Desa Benteng Malewang juga mendesak aparat penegak hukum untuk mempercepat kinerjanya dan menyampaikan secara terbuka kepada publik perkembangan laporan polisi (LP) terkait:

 • Dugaan pemalsuan tanda tangan para kepala dusun (kadus)

 • Dugaan penyimpangan anggaran

 • Tidak diberikannya sejumlah honorarium, di antaranya:

 • Honor PBB

 • Honor TPK

 • Honor Pendata ATS

Masyarakat berharap aparat penegak hukum bersikap profesional, transparan, dan cepat dalam menuntaskan persoalan ini agar polemik panjang di Desa Benteng Malewang tidak terus berlarut-larut dan berkembang menjadi konflik horizontal yang merugikan semua pihak.

*(tim)”

Post Views: 484
Share. WhatsApp Facebook Twitter Telegram
Previous ArticlePDAM Belopa Kebut Pembangunan Intake Suplesi di Bajo Barat untuk Layani 5 Kecamatan
Next Article Polda Sulsel Gelar Konferensi Pers Ungkap Kasus Curas di Kab. Luwu, Pelaku Ditangkap di Minahasa
Ichiro
  • Website

Berita Terkait:

SOROTAN

Bantaeng Bukan Ruang Bagi Premanisme. Demokrasi Tidak Boleh Dibungkam dengan Intimidasi

Mei 30, 2026
SOROTAN

Dokter Muda UISU Laporkan Dekan ke Polda Sumut

Mei 25, 2026
SOROTAN

Pengelolaan Tenaga Kebersihan di Kecamatan Wajo Jadi Sorotan, Petugas Keluhkan Gaji Yang Terlambat 3 Bulan

Mei 24, 2026
Add A Comment
Leave A Reply Cancel Reply

Top Posts

Kasus Mandek di Benteng Malewang, Muncul Dugaan Kongkalikong antara Pelaku, Oknum Aparat, dan Pemerintah Desa

April 15, 2026250 Views

BANTAHAN TEGAS ATAS PEMBERITAAN DUGAAN PENIKAMAN KADES BENTENG MALEWANG

Mei 5, 2026450 Views

Najwa Salsabila Agussalim Bersinar di Grand Final Top Model Remaja Takalar

Februari 10, 202615 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram
About
About
Facebook X (Twitter) YouTube TikTok
What's Hot

Bantaeng Bukan Ruang Bagi Premanisme. Demokrasi Tidak Boleh Dibungkam dengan Intimidasi

Mei 30, 2026

Ini Motif Pembunuhan Sadis Anak SD 12 Tahun di Kelurahan Tallo

Mei 29, 2026

Selain Jual Miras Palsu THM Phantom Ternyata Juga Tak Punya Ijin NPPBKC

Mei 29, 2026
Most Popular

Kasus Mandek di Benteng Malewang, Muncul Dugaan Kongkalikong antara Pelaku, Oknum Aparat, dan Pemerintah Desa

April 15, 2026250 Views

BANTAHAN TEGAS ATAS PEMBERITAAN DUGAAN PENIKAMAN KADES BENTENG MALEWANG

Mei 5, 2026450 Views

Najwa Salsabila Agussalim Bersinar di Grand Final Top Model Remaja Takalar

Februari 10, 202615 Views
Our Picks

Bantaeng Bukan Ruang Bagi Premanisme. Demokrasi Tidak Boleh Dibungkam dengan Intimidasi

Mei 30, 2026

Ini Motif Pembunuhan Sadis Anak SD 12 Tahun di Kelurahan Tallo

Mei 29, 2026

Selain Jual Miras Palsu THM Phantom Ternyata Juga Tak Punya Ijin NPPBKC

Mei 29, 2026

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

INFO GLOBAL NEWS
DSC_6170-Edit.jpg
NVIDIA_Overlay_J9nOeR6zC2
Northstar|438/E26 NST
FiveM_GTAProcess_I4kiGV4kXG
explorer_DHO9zqyYOl
Locker Room Warmup
DSC_6851
Oregon’s Tulips, Spring 2026
52909441465.jpg
FiveM_GTAProcess_jV14CFAbYb
INFO GLOBAL NEWS
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube WhatsApp TikTok Telegram
  • REDAKSI
  • MEDIA SIBER
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • MEDIA SIBER
  • TENTANG KAMI
© 2026 INFO GLOBAL NEWS. Designed by Asnur.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.