Morowali Utara – infoglobalnews.id | Senin, 04/5/2026, pukul 06.00 wita, Berdasarkan hasil pemantauan dan informasi yang diterima, telah terjadi perubahan Cuaca yang cukup signifikan berupa cuaca ekstrem yang melanda di wilayah kecamatan soyojaya dan sekitarnya, kondisi ini ditandai dengan turunnya hujan dengan intensitas yang sangat tinggi dan bersifat terus-menerus.

Hujan lebat mulai mengguyur wilayah tersebut sejak pukul, 23.00 WITA dini hari dan berlangsung tanpa henti hingga memasuki pukul, 04.00 WITA pagi hari, akibat curah hujan yang sangat tinggi dalam kurung waktu tersebut, hingga terjadi peningkatan volume dan debit air secara drastis pada beberapa aliran sungai utama di wilayah tersebut.
Kenaikan debit air yang sangat cepat dan melampaui batas normal ini, akhirnya menyebabkan meluapnya air dari sungai Sumara, sungai bayumbo, serta sungai untubau. Air sungai tersebut kemudian melimpah dan masuk hingga ke area pemukiman warga, jalanan umum dan serta lahan pertanian.
Berdasarkan data pengukuran dilapangan, ketinggian air yang menggenangi permukiman warga rata-rata mencapai sekitar 30 hingga 40 cm. Kondisi ini tentu sangat menggangu aktivitas masyarakat dan merendam sejumlah bangunan dan fasilitas umum yang ada disekitarnya.
Berdasarkan hasil pengecekan dan pendataan yang telah dilakukan, dampak yang ditimbulkan dari kejadian banjir ini, desa tandayondo, terdampak sebanyak 20 KK kepala Keluarga, atau sekitar 50 jiwa warga yang rumahnya terendam air.
Satu unit bangunan masjid juga ikut terendam dan terdampak genangan air, wilayah desa Tamainusi sebanyak 10 KK kepala keluarga atau setara dengan 32 jiwa warga mengalami kerugian dan gangguan akibat terendamnya hunian mereka.
Wilayah desa bau, terjadi kerugian pada sektor pertanian dimana area persawahan seluas kurang lebih 15 hektar (HA) terendam air dan terganggu proses tanam maupun panen.
Jumlah pengungsi tidak ada, hingga warga masih bertahan dirumah masing-masing atau mengungsi secara mandiri ke tempat kerabat yang lebih tinggi.
Mengenai korban jiwa atau luka luka tidak ada dan tidak ditemukan, sebagai respon cepat terhadap situasi yang terjadi, tim dilapangan telah melakukan beberapa langkah penanganan tersebut.
Sampai pada saat ini kondisi dilapangan menunjukkan bahwa sebagian besar air belum sepenuhnya surut dan masih terdapat genangan di beberapa titik lokasi. Situasi saat ini masih dalam pengawasan dan pemantauan terus menerus dari tim dilapangan untuk melihat perkembangan volume air selanjutnya.
(Andi Adi)


