Sul-sel – infoglobalnews.id | Viralnya sebuah mobil Panther bernomor polisi DD 1249 UL yang diduga mengisi BBM hingga lebih dari Rp5 juta di SPBU Pertamina 74.929.07 Wasuponda, Kabupaten Luwu Timur, memicu sorotan tajam dari berbagai pihak.
Ketua Solidaritas Rakyat Sulawesi Selatan, Wawan Copel, mempertanyakan bagaimana kendaraan tersebut bisa melakukan pengisian BBM dalam jumlah besar tanpa adanya pengawasan ketat dari pihak SPBU maupun instansi terkait.
Menurutnya, dugaan praktik pelangsiran dan mafia BBM subsidi tidak boleh dianggap sepele karena sangat merugikan masyarakat kecil yang selama ini harus antre untuk mendapatkan solar subsidi.
“Kami meminta pihak SPBU, Pertamina, serta aparat penegak hukum segera turun tangan dan melakukan pemeriksaan secara terbuka. Jangan sampai ada pembiaran terhadap dugaan penyalahgunaan BBM subsidi,” tegas Wawan Copel.
Ia juga menegaskan bahwa masyarakat membutuhkan tindakan nyata, bukan sekadar klarifikasi, agar distribusi BBM subsidi tepat sasaran.
(*)


