Takalar – infoglobalnews.id | Juni 2026 – Pemerintah Kabupaten Takalar melalui BLUD RSUD Haji Padjonga Daeng Ngalle terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat melalui program pengadaan alat kesehatan dan penunjang medis tahun anggaran 2025–2026.
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari berbagai sumber, proyek pengadaan alat kesehatan tersebut berlokasi di RSUD Haji Padjonga Daeng Ngalle, Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, dengan total nilai anggaran mencapai sekitar Rp8,7 miliar yang terbagi dalam empat paket pekerjaan. Program ini didanai melalui APBD Kabupaten Takalar serta Dana Alokasi Khusus (DAK) Kesehatan Tahun 2025–2026.
Pengadaan tersebut bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan mutu pelayanan di sejumlah unit strategis rumah sakit, antara lain Instalasi Gawat Darurat (IGD), Laboratorium, Radiologi, Kebidanan, serta Kamar Operasi.
Adapun sejumlah peralatan kesehatan yang diadakan meliputi monitor pasien, defibrillator, sistem oksigen sentral, dan nebulizer untuk pelayanan IGD. Sementara untuk Laboratorium, dilakukan pengadaan alat analisa darah, alat kimia klinik, mikroskop, hingga sentrifugal guna mendukung pemeriksaan medis yang lebih cepat dan akurat.
Di bidang Radiologi, rumah sakit akan diperkuat dengan mesin rontgen digital serta USG 4 dimensi. Sedangkan pada ruang operasi dan persalinan, dilakukan pengadaan meja operasi, lampu operasi modern, serta inkubator bayi untuk menunjang pelayanan kesehatan ibu dan anak.
Selain itu, pengadaan juga mencakup berbagai peralatan penunjang seperti alat sterilisasi, tempat tidur pasien, serta perlengkapan kegawatdaruratan lainnya.
Proyek ini telah melalui tahapan perencanaan sejak Oktober hingga Desember 2025, dilanjutkan proses lelang dan pemilihan penyedia pada Januari hingga Maret 2026. Penandatanganan kontrak dilakukan pada April 2026, sementara proses pengiriman dan instalasi alat berlangsung sejak Mei hingga Agustus 2026.
Berdasarkan perkembangan terbaru hingga Juni 2026, progres pelaksanaan proyek telah mencapai sekitar 62 persen. Mayoritas alat kesehatan utama telah tiba di lokasi dan saat ini sedang dalam tahap pemasangan serta penyesuaian teknis sebelum dilakukan uji fungsi.
Untuk menjamin kualitas dan kesesuaian pengadaan, pelaksanaan proyek diawasi melalui beberapa mekanisme, antara lain verifikasi spesifikasi dan kelengkapan barang sesuai kontrak, uji fungsi teknis oleh tim ahli dari Dinas Kesehatan dan Inspektorat, serta pemberian jaminan mutu dan garansi minimal satu tahun dari penyedia.
Dengan terealisasinya pengadaan alat kesehatan tersebut, diharapkan RSUD Haji Padjonga Daeng Ngalle mampu memberikan pelayanan kesehatan yang lebih modern, cepat, dan berkualitas sehingga dapat memenuhi kebutuhan masyarakat Kabupaten Takalar secara optimal.
(Tim Redaksi)


