Foto: Kepala SPPG Campalagian Lampoko, Sirajuddin, didampingi Babinsa, staf SPPG, PIC sekolah, dan kader Posyandu mengikuti rapat koordinasi di SPPG Campalagian Lampoko, Desa Lampoko, Kecamatan Campalagian, Kabupaten Polewali Mandar. Pertemuan tersebut membahas penguatan koordinasi dan sinergi lintas sektor guna memastikan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) berjalan tertib, tepat sasaran, dan optimal bagi seluruh penerima manfaat.
POLEWALI MANDAR – infoglobalnews.id| Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Polewali Mandar terus menunjukkan perkembangan. Salah satu dapur yang berperan aktif dalam mendukung program nasional tersebut adalah SPPG Polewali Mandar Campalagian Lampoko, yang berlokasi di Jalan Poros Majene, Desa Lampoko, Kecamatan Campalagian.
SPPG yang dipimpin oleh Kepala SPPG Sirajuddin ini berada di bawah naungan Yayasan Wakaf As’adiyah dan saat ini melayani sebanyak 2.252 penerima manfaat dari berbagai satuan pendidikan di wilayah Campalagian.
Keberadaan SPPG Campalagian Lampoko menjadi bagian penting dalam mendukung upaya pemerintah meningkatkan kualitas gizi peserta didik melalui penyediaan makanan bergizi yang memenuhi standar keamanan pangan dan kebutuhan nutrisi harian.
Dalam operasionalnya, seluruh proses mulai dari pengolahan hingga pendistribusian makanan dilakukan dengan memperhatikan aspek kebersihan, kualitas bahan baku, serta ketepatan waktu pengiriman agar makanan dapat diterima dalam kondisi layak konsumsi.
Program Makan Bergizi Gratis yang dijalankan Badan Gizi Nasional (BGN) tidak hanya bertujuan meningkatkan asupan gizi anak sekolah, tetapi juga diharapkan mampu mendukung tumbuh kembang peserta didik, meningkatkan konsentrasi belajar, serta membangun generasi Indonesia yang sehat, cerdas, dan produktif.
Dengan jumlah penerima manfaat mencapai 2.252 orang, SPPG Polewali Mandar Campalagian Lampoko menjadi salah satu dapur MBG yang memiliki peran strategis dalam memperluas jangkauan pelayanan gizi di Kabupaten Polewali Mandar. Sinergi antara pengelola SPPG, Yayasan Wakaf As’adiyah, pemerintah daerah, serta seluruh pihak terkait diharapkan mampu memastikan program ini berjalan secara berkelanjutan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.


