Close Menu
INFO GLOBAL NEWSINFO GLOBAL NEWS
  • BERITA
    • DUNIA
    • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • OLAHRAGA
  • PERISTIWA
    • HUKUM
    • KRIMINAL
  • SOROTAN
  • KESEHATAN
    • OTOMOTIVE
  • POLRI
Jasa Buat Legalitas
Arsip
  • Oktober 2026
  • September 2026
  • Agustus 2026
  • Juli 2026
  • Juni 2026
  • Mei 2026
  • April 2026
  • Maret 2026
  • Februari 2026
  • Januari 2026
  • Desember 2025
  • November 2025
  • Oktober 2025
  • September 2025
  • Agustus 2025
  • Juli 2025
  • Juni 2025
  • Mei 2025
  • April 2025
  • Maret 2025
  • Februari 2025
  • Januari 2025
  • November 2022
  • Maret 2022
  • Maret 2021
  • Januari 2021
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Demos
  • Technology
  • Gaming
  • Buy Now
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
INFO GLOBAL NEWSINFO GLOBAL NEWS
  • BERITA
    • DUNIA
    • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • OLAHRAGA
  • PERISTIWA
    • HUKUM
    • KRIMINAL
  • SOROTAN
  • KESEHATAN
    • OTOMOTIVE
  • POLRI
Subscribe
INFO GLOBAL NEWSINFO GLOBAL NEWS
  • BERITA
  • PENDIDIKAN
  • OLAHRAGA
  • PERISTIWA
  • SOROTAN
  • KESEHATAN
  • POLRI
Beranda » Pramuka Mamuju Ditantang Keluar dari Seremoni, Jadikan Bahasa dan Budaya Lokal Sebagai Gerakan Nyata
BERITA

Pramuka Mamuju Ditantang Keluar dari Seremoni, Jadikan Bahasa dan Budaya Lokal Sebagai Gerakan Nyata

FikranBy FikranAgustus 15, 2026Tidak ada komentar4 Mins Read
Share WhatsApp Facebook Twitter Telegram
Share
Facebook WhatsApp Telegram Twitter

MAMUJU — Gerakan Pramuka di Mamuju didorong untuk tidak berhenti pada rutinitas upacara, pelantikan, penghargaan, dan seremoni tahunan. Di tengah derasnya perkembangan teknologi digital dan kecerdasan buatan, Pramuka justru ditantang mengambil peran yang lebih konkret dalam membentuk karakter generasi muda sekaligus menjaga identitas budaya daerah.

Gagasan itu mengemuka dalam tulisan Muhammad Yusuf, S.H., M.H., Camat sekaligus Ketua Mabiran Gerakan Pramuka Kecamatan Sampaga, yang menyoroti pentingnya menjadikan Pramuka sebagai “laboratorium kehidupan” bagi generasi muda, bukan sekadar ruang nostalgia.

Menurutnya, kemajuan teknologi tidak otomatis membuat generasi muda semakin peduli terhadap lingkungan sosial maupun akar budayanya. Gawai memang mampu menghubungkan seseorang dengan dunia, tetapi belum tentu membuat mereka mengenal lingkungan terdekat dan memahami nilai-nilai yang diwariskan masyarakatnya.

Di titik inilah Pramuka dinilai memiliki posisi strategis. Pendidikan melalui pengalaman, kerja sama, disiplin, gotong royong, kepemimpinan, dan pengabdian dianggap dapat menjadi fondasi untuk melahirkan generasi muda yang tidak hanya melek teknologi, tetapi juga memiliki karakter dan identitas.

Bahasa Mamuju Jangan Berhenti di Seremoni

Persoalan budaya menjadi salah satu perhatian utama. Mamuju tidak hanya dipandang sebagai wilayah administratif, tetapi sebagai ruang hidup tempat sejarah, bahasa, adat, dan nilai sosial diwariskan antargenerasi. Karena itu, pembangunan daerah dinilai tidak cukup hanya berbicara tentang infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga tentang siapa masyarakat Mamuju dan nilai apa yang akan diwariskan kepada generasi berikutnya.

BACA:  BENAR PA SEBAGAI KOMANDAN GARDA KAMTIBMAS KAB.LANGKAT SIAP BERSINERGI DENGAN PEMERINTAHAN LANGKAT

Dalam konteks tersebut, visi Mamuju KEREN—Kreatif, Edukatif, Ramah, Energik, dan Nyaman—dinilai perlu memiliki satu fondasi tambahan: berakar pada budaya daerah.

Upaya pelestarian Bahasa Mamuju bahkan telah diarahkan ke ruang gerakan Pramuka. Dalam naskah tersebut disebutkan Ketua Mabicab Gerakan Pramuka Mamuju, Dr. Hj. Sitti Sutinah Suhardi, S.H., M.Si., memosisikan kader Pramuka sebagai garda depan pelestari bahasa daerah. Salah satu praktik yang dibawa adalah program “Makkema” atau Kemah Kampung Bahasa Daerah Mamuju, yang disebut akan dipraktikkan dan dipentaskan pada Jambore Nasional XII di Cibubur, 14–21 Agustus 2026.

“Satu Pramuka, Satu Kata Mamuju”

Gagasan pelestarian bahasa kemudian diturunkan ke aksi sederhana yang dapat dilakukan di tingkat Gugus Depan.

Mulai dari membuka latihan dengan salam atau ungkapan Bahasa Mamuju, mengenalkan kosakata lokal dalam setiap pertemuan, menggelar lomba mendongeng dan pidato menggunakan bahasa daerah, menyusun kamus digital, hingga membuat konten media sosial berbahasa Mamuju.

BACA:  SPPG Tobadak 2 Salurkan MBG untuk Siswa UPTD SDN Kondosapata, 1.459 Penerima Manfaat Terlayani

Pramuka juga didorong turun langsung menemui tokoh adat untuk merekam tradisi, permainan lokal, sejarah, serta istilah-istilah yang mulai jarang digunakan. Dengan pola tersebut, bahasa daerah tidak hanya disimpan dalam dokumen, tetapi kembali hidup dalam percakapan generasi muda.

Teknologi Bukan Musuh Budaya

Menariknya, gagasan tersebut tidak menempatkan teknologi sebagai ancaman yang harus dijauhi. Sebaliknya, teknologi justru dipandang sebagai alat untuk menyelamatkan identitas.

Konsep Mamuju Digital Storytelling menjadi salah satu pendekatan yang ditawarkan. Anggota Pramuka dapat menggali cerita dari tokoh-tokoh tua, kemudian mengemasnya menjadi video pendek, podcast, dokumentasi tradisi, hingga materi edukasi berbasis kecerdasan buatan dengan tetap melibatkan kurasi tokoh adat.

Pesannya jelas: bukan melawan arus digital, tetapi mengarahkan arus digital untuk memperkuat akar budaya.

Mabi Jangan Hanya Jadi Nama dalam Struktur

Sorotan lain diarahkan kepada Majelis Pembimbing atau Mabi. Kepala daerah, camat, hingga kepala desa yang menjadi unsur pembimbing dinilai tidak cukup hadir sebagai figur simbolis pada pelantikan atau seremoni organisasi.

Mabi justru didorong menjadi motor penggerak melalui kebijakan, pembukaan akses kolaborasi, dan integrasi program Pramuka dengan agenda pembangunan daerah. Bahkan setiap Gugus Depan dapat memiliki fokus aksi, mulai dari dokumentasi bahasa, pelestarian lingkungan, kesiapsiagaan bencana, hingga kebun pangan.

BACA:  SPPG Tellu Limpoe Pajalele Lebih Empat Bulan Suspend: IPAL, Konflik Mitra-Yayasan dan Polemik Titik Dapur Mengemuka

Dari “Tabe” ke Etika Media Sosial

Tantangan Pramuka di era digital juga tidak berhenti pada pelestarian bahasa. Nilai lokal seperti “Tabe”, gotong royong, penghormatan, dan rasa malu melakukan celaan dinilai perlu dibawa ke ruang digital.

WhatsApp, TikTok, Instagram, dan kolom komentar menjadi ruang baru pendidikan karakter. Jangan sampai generasi muda semakin canggih menggunakan teknologi, tetapi kehilangan kesantunan dalam berkomunikasi.

Pada akhirnya, ukuran keberhasilan Gerakan Pramuka tidak semestinya hanya dilihat dari kemeriahan upacara atau banyaknya penghargaan. Ukurannya adalah seberapa banyak karakter anak muda terbentuk, budaya yang berhasil diselamatkan, dan seberapa kuat generasi muda mengenali dirinya sebagai bagian dari masyarakat Mamuju.

Pramuka Mamuju kini dihadapkan pada pilihan yang sederhana tetapi mendasar: tetap menjadi pelengkap seremoni, atau benar-benar turun ke tengah masyarakat sebagai penggerak karakter, penjaga budaya, dan jembatan antara generasi lama dengan generasi digital.

Dari lapangan upacara menuju desa. Dari ruang rapat menuju masyarakat. Dari bahasa yang mulai dilupakan menuju bahasa yang kembali dituturkan.

Views: 328
Share. WhatsApp Facebook Twitter Telegram
Previous ArticleLurah Mangngallekana Gelorakan Semangat HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Berbagai Lomba Meriahkan Perayaan 17 Agustus 2026
Next Article Kapolres Soppeng Hadiri Pengukuhan Paskibraka, Dorong Generasi Muda Junjung Disiplin dan Nasionalisme
Fikran

Berita Terkait:

BERITA

Kumpul Bersama Masyarakat di Kabupaten Gowa, Kapolda Sulsel Ajak Warga Berperan Aktif Jaga Kamtibmas

Oktober 28, 2026
BERITA

Gagal Berangkat ke Tanah Suci, Warga Mamuju Tengah Klaim Rugi Rp79,59 Juta

Oktober 28, 2026
BERITA

Polda Sulsel Peringati Hari Sumpah Pemuda ke-98, Kobarkan Semangat Patriotisme dan Kepedulian untuk Bangsa

Oktober 28, 2026
Add A Comment
Leave A Reply Cancel Reply

HUT RI KE 81
PASANG IKLAN
Iklan
Top Posts

Kasus Mandek di Benteng Malewang, Muncul Dugaan Kongkalikong antara Pelaku, Oknum Aparat, dan Pemerintah Desa

April 15, 2026259 Views

BANTAHAN TEGAS ATAS PEMBERITAAN DUGAAN PENIKAMAN KADES BENTENG MALEWANG

Mei 5, 2026460 Views

Najwa Salsabila Agussalim Bersinar di Grand Final Top Model Remaja Takalar

Februari 10, 202625 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram
About
About
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • BERITA
    • DUNIA
    • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • OLAHRAGA
  • PERISTIWA
    • HUKUM
    • KRIMINAL
  • SOROTAN
  • KESEHATAN
    • OTOMOTIVE
  • POLRI
What's Hot

Kapolda Sulsel Sampaikan Terima Kasih, Aksi 28 Oktober Berjalan Aman dan Kondusif, Wujud Nyata Polisi Bersama Masyarakat

Oktober 29, 2026

Kumpul Bersama Masyarakat di Kabupaten Gowa, Kapolda Sulsel Ajak Warga Berperan Aktif Jaga Kamtibmas

Oktober 28, 2026

Gagal Berangkat ke Tanah Suci, Warga Mamuju Tengah Klaim Rugi Rp79,59 Juta

Oktober 28, 2026
HUT RI KE 81
Jasa Buat Legalitas
Most Popular

Kasus Mandek di Benteng Malewang, Muncul Dugaan Kongkalikong antara Pelaku, Oknum Aparat, dan Pemerintah Desa

April 15, 2026259 Views

BANTAHAN TEGAS ATAS PEMBERITAAN DUGAAN PENIKAMAN KADES BENTENG MALEWANG

Mei 5, 2026460 Views

Najwa Salsabila Agussalim Bersinar di Grand Final Top Model Remaja Takalar

Februari 10, 202625 Views
Our Picks

Kapolda Sulsel Sampaikan Terima Kasih, Aksi 28 Oktober Berjalan Aman dan Kondusif, Wujud Nyata Polisi Bersama Masyarakat

Oktober 29, 2026

Kumpul Bersama Masyarakat di Kabupaten Gowa, Kapolda Sulsel Ajak Warga Berperan Aktif Jaga Kamtibmas

Oktober 28, 2026

Gagal Berangkat ke Tanah Suci, Warga Mamuju Tengah Klaim Rugi Rp79,59 Juta

Oktober 28, 2026
INFO GLOBAL NEWS
Highland Light , Watercolour
Screenshot_20261028-221951_Facebook
Braunbürstige Hosenbiene Nr. 2 ?
Misprinted LEGO Castle / Space Torso
1953-1957 FIAT 1100 103A/TV/E Berlina
Deer Park UFSD 248
..

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

INFO GLOBAL NEWS
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube WhatsApp TikTok Telegram
  • REDAKSI
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • TENTANG KAMI
© 2026 INFO GLOBAL NEWS. Designed by Asnur.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.