POSO – infoglobalnews.id | Kebakaran lahan perkebunan di Desa Patiwunga, Kecamatan Poso Pesisir Selatan, Kabupaten Poso berhasil dipadamkan, Senin [7/9/2026]. Api menghanguskan lahan sekitar 1 hektare milik warga.[karhutla]
Penanganan dipimpin langsung Kapolsek Poso Pesisir Selatan IPTU Haerudin, S.H., M.A.P., bersama personel Polsek PPS, TNI, Pemerintah Desa, dan Dinas Pemadam Kebakaran.
Kebakaran terjadi di area perkebunan Yondo Omba, RW III RT II. Lokasi tersebut merupakan lahan milik Bapak Yusrin Mandiara dan Bapak Jemris dengan titik koordinat -1.467898°, 120.625648°.
Mendapat laporan, sebanyak 10 personel Polsek PPS bergerak cepat ke lokasi untuk pemadaman awal. Pemadaman dilakukan menggunakan tangki semprot dengan melibatkan warga dan anggota Koramil 1307-09 Poso Pesisir Selatan guna mencegah api meluas ke lahan lain.
Luas lahan yang terbakar diperkirakan 1 hektare. Area didominasi rerumputan kering yang mudah terbakar akibat musim kemarau berkepanjangan.
Sekitar pukul 12.50 WITA, satu unit mobil Damkar tiba dan melakukan pemadaman secara menyeluruh. Kehadiran Damkar mempercepat proses pemadaman, sementara aparat, pemerintah desa, dan masyarakat membantu penanganan di sekitar lokasi.
Berkat sinergi seluruh pihak, api berhasil dipadamkan. Petugas kemudian melakukan pendinginan untuk memastikan tidak ada sisa bara yang berpotensi memicu kebakaran kembali.
Hingga penanganan selesai, situasi di lokasi terpantau aman dan terkendali. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.
Kasi Humas Polres Poso AKP Rianto Hilian mengapresiasi respons cepat semua pihak.
“Kecepatan reaksi Kapolsek Poso Pesisir Selatan beserta jajarannya, dibantu oleh TNI, Pemdes, dan warga, sangat patut diapresiasi. Dalam kondisi musim kemarau seperti saat ini, setiap detik sangat berharga untuk mencegah api meluas,” ujar AKP Rianto Hilian.
Menurutnya, kolaborasi Polri, TNI, Damkar, pemerintah desa, dan masyarakat penting untuk melindungi aset pertanian dan lingkungan dari karhutla.
AKP Rianto juga mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan. Warga diminta tidak membuang puntung rokok sembarangan, tidak membakar sampah atau lahan liar, serta berhati-hati menggunakan sumber api.
“Musim kemarau membuat vegetasi sangat kering dan mudah terbakar. Kami mengimbau agar warga selalu waspada karena kelalaian sekecil apa pun dapat berdampak luas terhadap lingkungan dan perekonomian masyarakat,” tambahnya.
Polres Poso melalui Bhabinkamtibmas dan Unit Binmas akan terus meningkatkan patroli dan edukasi pencegahan karhutla, serta memperkuat koordinasi dengan pemerintah desa dan kecamatan.
(Andi Adi Jk)



