MAMUJU – infoglobalnews.id | RSUD Provinsi Sulawesi Barat terus memperkuat posisinya sebagai rumah sakit rujukan utama di tingkat provinsi melalui peningkatan layanan medis, penguatan sumber daya manusia, serta transformasi sistem pelayanan berbasis digital. Langkah ini menjadi bagian dari komitmen rumah sakit dalam menghadirkan layanan kesehatan yang berkualitas, cepat, aman, dan mudah diakses masyarakat Sulawesi Barat.
Direktur RSUD Provinsi Sulawesi Barat, dr. Musadri Amir Abdullah, Sp.PD., menegaskan bahwa pengembangan layanan dilakukan secara berkelanjutan agar masyarakat tidak lagi harus dirujuk ke luar daerah untuk mendapatkan penanganan medis spesialistik maupun kasus-kasus dengan tingkat kompleksitas tinggi.
Sebagai rumah sakit rujukan tertinggi di Sulawesi Barat, RSUD Provinsi Sulbar kini terus memperluas cakupan pelayanan spesialis dan subspesialis. Salah satu layanan unggulan yang mendapat perhatian adalah Poli Ortopedi yang didukung tenaga medis kompeten untuk menangani berbagai kasus cedera tulang, patah tulang, hingga traumatologi. Selain itu, tersedia pula layanan Periodonsi yang memberikan penanganan khusus terhadap kesehatan jaringan gusi dan penyangga gigi.
Peningkatan kualitas pelayanan juga diperkuat melalui pengembangan kompetensi tenaga kesehatan. Dokter dan tenaga medis secara rutin mengikuti kegiatan ilmiah seperti Journal Reading dan Focus Group Discussion (FGD) guna memastikan pelayanan yang diberikan selalu mengacu pada perkembangan ilmu kedokteran terbaru dan praktik berbasis bukti.
Di sisi lain, RSUD Provinsi Sulbar menjadikan layanan jantung dan kardiovaskular sebagai salah satu prioritas pengembangan. Langkah tersebut dilakukan untuk menjawab tingginya angka kasus penyakit jantung dan stroke yang membutuhkan penanganan cepat dan tepat, sekaligus memperkuat kapasitas layanan kesehatan rujukan di wilayah Sulawesi Barat.
Transformasi digital juga menjadi fokus utama rumah sakit melalui penerapan konsep Smart Hospital. Digitalisasi pelayanan administrasi memungkinkan proses pendaftaran pasien berlangsung lebih cepat, mengurangi antrean, serta mempermudah akses terhadap informasi layanan. Sistem ini juga mendukung transparansi pengelolaan data medis sekaligus memperkuat pengawasan guna mencegah praktik yang tidak sesuai dengan standar pelayanan.
Selain peningkatan layanan medis, aspek keselamatan pasien menjadi perhatian serius. Infrastruktur rumah sakit dirancang dengan konstruksi yang tangguh terhadap risiko bencana, termasuk gempa bumi, sehingga mampu memberikan rasa aman bagi pasien, keluarga, maupun tenaga kesehatan.
Sebagai bentuk keterbukaan kepada masyarakat, RSUD Provinsi Sulawesi Barat juga menyediakan kanal pengaduan melalui layanan WhatsApp di nomor 0821-8844-6510 serta media sosial resmi yang aktif menerima masukan, kritik, dan saran sebagai bagian dari upaya peningkatan mutu pelayanan secara berkelanjutan.
Dengan penguatan layanan rujukan, peningkatan kualitas tenaga medis, pengembangan layanan spesialis, serta transformasi menuju rumah sakit berbasis digital, RSUD Provinsi Sulawesi Barat terus menunjukkan komitmennya menjadi pusat layanan kesehatan modern yang mampu memberikan pelayanan prima bagi seluruh masyarakat Sulawesi Barat sekaligus mendukung terwujudnya sistem kesehatan daerah yang semakin mandiri dan berdaya saing.


