MAMUJU TENGAH – infoglobalnews.id | Sepasang tangan mungil menerima kotak makan berbahan stainless dengan tatapan penuh rasa ingin tahu. Di hadapannya, seorang kader Posyandu Anggrek tersenyum hangat saat menyerahkan paket Makan Bergizi Gratis (MBG). Momen sederhana itu menjadi gambaran nyata bahwa perhatian terhadap masa depan anak bangsa dimulai dari pemenuhan gizi sejak usia dini.
Melalui SPPG Tobadak 001 di bawah naungan Yayasan Manunggal Kartika Jaya, program Makan Bergizi Gratis kembali menyasar kelompok rentan, khususnya balita di Posyandu Anggrek. Penyaluran dilakukan secara langsung oleh petugas SPPG bersama kader posyandu agar setiap penerima manfaat memperoleh makanan bergizi secara tepat sasaran.
Kepala SPPG Tobadak 001, Muh. Zikir, mengatakan bahwa distribusi MBG kepada balita merupakan bagian dari komitmen untuk mendukung tumbuh kembang anak pada masa emas kehidupan. Selain memenuhi kebutuhan gizi harian, program ini juga menjadi upaya nyata dalam mendukung pencegahan stunting dan meningkatkan kualitas kesehatan generasi penerus.
Suasana penyaluran berlangsung hangat dan penuh kebersamaan. Para kader dengan ramah melayani setiap penerima manfaat, sementara para orang tua mendampingi anak-anak mereka dengan penuh harapan. Senyum yang terpancar dari wajah para balita menjadi gambaran bahwa perhatian kecil hari ini dapat menjadi fondasi besar bagi masa depan mereka.
Bagi keluarga penerima manfaat, kehadiran Program Makan Bergizi Gratis tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan gizi anak, tetapi juga memberikan rasa tenang karena pemerintah hadir melalui pelayanan yang menyentuh langsung masyarakat. Kolaborasi antara SPPG, kader Posyandu Anggrek, dan masyarakat menjadi bukti bahwa kepedulian terhadap gizi anak merupakan tanggung jawab bersama.
SPPG Tobadak 001 yang beralamat di Jl. Poros Mahahe–Sulobaja, Dusun Sukamaju, Kabupaten Mamuju Tengah, terus berkomitmen menghadirkan pelayanan terbaik melalui penyaluran MBG kepada seluruh penerima manfaat. Diharapkan, setiap paket makanan yang dibagikan bukan sekadar memenuhi kebutuhan sehari, tetapi juga menjadi investasi bagi lahirnya generasi Indonesia yang sehat, cerdas, dan berdaya saing menuju Indonesia Emas 2045.


