Klik untuk memperbesar gambar ๐
PASANGKAYU โ Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus menjangkau masyarakat hingga wilayah Kecamatan Duripoku, Kabupaten Pasangkayu, Sulawesi Barat. Melalui SPPG Duripoku yang dikelola Yayasan Insan Sehat Lestari, penyaluran makanan bergizi menyasar ribuan penerima manfaat dari berbagai jenjang pendidikan hingga kelompok 3B.
SPPG Duripoku beralamat di Dusun Mata Allo, Desa Tammarunang, Kecamatan Duripoku, dengan Syahril sebagai Kepala SPPG.
Dalam pelaksanaannya, SPPG Duripoku didukung 47 orang karyawan, termasuk satu staf ahli gizi dan satu staf ahli akuntan. Sasaran penerima manfaat mencakup siswa TK, SD, SMP, SMA, madrasah hingga pondok pesantren.
Data internal SPPG mencatat sebanyak 1.815 siswa menjadi sasaran penerima MBG, ditambah 239 guru serta kelompok 3B yang terdiri atas ibu hamil, ibu menyusui dan balita.
Secara keseluruhan, data penerima manfaat yang tercatat mencapai 2.489 orang.
Menjangkau 31 Satuan Pendidikan
Penyaluran MBG SPPG Duripoku mencakup sedikitnya 31 satuan pendidikan.
Untuk jenjang pendidikan anak usia dini, penerima manfaat antara lain TK PKK Tammarunang sebanyak 78 orang, TK Kristen Harapan B sebanyak 12, TK IT Al Hanafiah 11, TK Aisyiyah Bustanul 100, TK Al Hikmah Taranggi 13, RA Raudatul Jannah 31, TK Assamaleuwang 13, RA Yadi Cabang Funju 3 dan PAUD Nurunnisa sebanyak 15 penerima.
Sementara pada jenjang sekolah dasar dan madrasah ibtidaiyah, sasaran meliputi SD Inpres Sarudu V sebanyak 304 penerima, SDN Sipakainga 58, SD IT Al Hanafiah 104, SDN Taranggi 80, SDN Inpres Sarudu 3 sebanyak 130, MI Raudatul Jannah 30, MI Yadi Cabang Funju 11, MI Miftahul Ulum 82, SDN Towoni 71 serta MI Baitul Muslimin 7 penerima.
Pada tingkat SMP dan sederajat, penyaluran menyasar SMPN 01 Duripoku sebanyak 152 penerima, SMP IT Al Hanafiah 14, SMPN 24 Saptanajaya 39, MTs Nurul Jadid 70, MTs Baitul Muslimin 14, MTs Yadi Cabang Funju 54 dan SMP 3 Baras sebanyak 37 penerima.
Sedangkan tingkat SMA dan sederajat mencakup UPTD SMAN 1 Duripoku sebanyak 167 penerima, SMA IT Al Hanafiah 9, MA Nurul Jadid 50, MA Baitul Muslimin 4 dan MA Yadi Cabang Funju sebanyak 57 penerima.
Tak Hanya Pelajar, Kelompok 3B Turut Menjadi Sasaran
Program MBG di Duripoku tidak hanya menyasar peserta didik. Kelompok 3Bโibu hamil, ibu menyusui dan balitaโ juga menjadi bagian penting dari sasaran pelayanan.
Penyaluran kelompok 3B dilakukan melalui sejumlah posyandu yang berada di wilayah pelayanan SPPG Duripoku.
Di Desa Saptanajaya, misalnya, Posyandu Bunga Sawit tercatat melayani 70 penerima yang terdiri dari 9 ibu hamil, 13 ibu menyusui dan 48 balita. Sementara Posyandu Melati melayani 69 penerima, terdiri dari 8 ibu hamil, 17 ibu menyusui dan 44 balita.
Di Desa Tammarunang, sasaran 3B tersebar di sejumlah posyandu. Posyandu Damai Sejahtera mencatat 43 penerima, Posyandu Permatasari 39, Posyandu Lestari Jaya 63 dan Posyandu Melati sebanyak 25 penerima.
Sementara di Desa Taranggi, Posyandu Harapan Bunda 1 tercatat memiliki 38 penerima, terdiri atas 4 ibu hamil, 8 ibu menyusui dan 26 balita. Adapun Posyandu Harapan Bunda 2 dan 3 dalam data yang diberikan tercatat belum memiliki sasaran.
Pelayanan juga mencakup Posyandu Adelwais 1 dengan 15 penerima, Posyandu Adelwais 2 sebanyak 20, Posyandu Adelwais 3 sebanyak 8 dan Posyandu Adelwais 4 sebanyak 29 penerima.
Distribusi Bergizi hingga Wilayah Pelayanan
Kehadiran SPPG Duripoku memperlihatkan bahwa pelaksanaan MBG tidak semata-mata berkutat pada pembagian makanan kepada siswa di sekolah. Program ini juga diarahkan untuk menjangkau kelompok masyarakat yang membutuhkan dukungan pemenuhan gizi, khususnya ibu hamil, ibu menyusui dan balita.
Dengan dukungan puluhan tenaga kerja dan cakupan penerima yang tersebar di berbagai satuan pendidikan serta posyandu, SPPG Duripoku menjadi salah satu simpul pelaksanaan program MBG di Kabupaten Pasangkayu.
Keberadaan program tersebut sekaligus menempatkan aspek ketepatan sasaran, kualitas makanan, keamanan pangan dan konsistensi distribusi sebagai bagian penting yang perlu terus dijaga dalam setiap proses penyaluran.
SPPG Duripoku di bawah Yayasan Insan Sehat Lestari terus menjalankan pelayanan dari Dusun Mata Allo, Desa Tammarunang, dengan sasaran penerima manfaat yang mencakup berbagai kelompok masyarakat di Kecamatan Duripoku dan wilayah pelayanan sekitarnya.



