Klik untuk memperbesar gambar 👆
PASANGKAYU — Di balik penyaluran Program Makan Bergizi Gratis (MBG), terdapat kerja tim yang memastikan makanan dipersiapkan dan dikemas sebelum sampai ke tangan penerima manfaat.
Potret tersebut terlihat dalam kegiatan SPPG Pasangkayu, Kabupaten Pasangkayu, pada Kamis, 24 September 2026. Tim pemorsian tampak menjalankan proses penyiapan dan pembagian makanan sebelum didistribusikan kepada penerima manfaat di sekolah maupun posyandu.
Kegiatan pemberian MBG yang dimulai sekitar pukul 08.00 WITA tersebut dilaksanakan oleh SPPG Pasangkayu di bawah naungan Yayasan Wakaf As’Adiyah Kecamatan Wonomulyo, beralamat di Jalan Moh. Hatta, Kelurahan Pasangkayu, Kecamatan Pasangkayu.
SPPG Pasangkayu dipimpin Devi Andriani, S.Gz., dengan PLO Gizi Khaerunnisa, S.Gz., PLO Keuangan Ahmad Muammar, S.Ak., serta didukung 47 orang relawan.
Tim pemorsian menjadi bagian penting dalam rangkaian operasional SPPG. Proses dilakukan secara terkoordinasi, mulai dari menyiapkan makanan hingga memasukkannya ke dalam wadah sebelum didistribusikan.
Dalam kegiatan tersebut, MBG menyasar 10 satuan pendidikan dengan total 1.936 siswa penerima manfaat. Sebanyak 173 guru dan tenaga pendidik juga tercatat sebagai penerima manfaat.
Sepuluh satuan pendidikan penerima MBG terdiri dari PAUD Arrahman, TK Yaa Bunayya, SDN 02 Pasangkayu, SD Inpres Tanjung Babia, MIS DDI Pasangkayu, SMPN 04 Pasangkayu, SMA 02 Pasangkayu, SMK 02 Pasangkayu, SMK Peduli Bangsa, dan PONPES Hidayatullah.
Selain lingkungan sekolah, penyaluran juga menyasar kelompok 3B, yakni ibu hamil, ibu menyusui, dan balita melalui lima posyandu. Total penerima manfaat kelompok tersebut mencapai 354 orang.
Kelima posyandu tersebut yakni Posyandu Mawar sebanyak 86 penerima, Melati 74 penerima, Asoka 89 penerima, Permata 60 penerima, dan Cempaka 41 penerima.
Dengan cakupan tersebut, total keseluruhan penerima manfaat mencapai 2.463 orang.

Menu MBG yang disiapkan pada hari itu terdiri dari nasi putih, krengsengan daging sapi, tahu marinasi, tumis labu siam dan jagung, serta buah melon.
Sebelum makanan didistribusikan, SPPG Pasangkayu juga melaksanakan uji organoleptik terhadap 25 ompreng sebagai bagian dari pemeriksaan kondisi makanan sebelum diberikan kepada penerima manfaat.
Seluruh rangkaian kegiatan pemberian MBG dilaporkan berlangsung dengan tertib dan aman. Aktivitas tim pemorsian menjadi salah satu bagian dari proses panjang untuk memastikan makanan yang telah disiapkan dapat didistribusikan kepada ribuan penerima manfaat sesuai sasaran.



