PASANGKAYU — Kepedulian terhadap kebutuhan dasar masyarakat ditunjukkan PT Letawa dengan membantu penyediaan sumur bor bagi warga Desa Lariang, Kabupaten Pasangkayu, Sulawesi Barat.

Bantuan tersebut menjadi salah satu bentuk dukungan perusahaan untuk memperkuat akses masyarakat terhadap air bersih, khususnya di tengah kondisi cuaca kering yang berpotensi mengurangi ketersediaan sumber air untuk kebutuhan sehari-hari.
Keberadaan sumur bor diharapkan dapat menjadi solusi bagi warga dalam memenuhi kebutuhan air, terutama saat musim kemarau dan kondisi cuaca ekstrem yang berdampak terhadap sumber-sumber air masyarakat.
Tak hanya pada sektor penyediaan air bersih, PT Letawa juga memberikan perhatian terhadap dunia pendidikan di wilayah tersebut. Dukungan yang diberikan meliputi insentif honor bagi guru serta beasiswa prestasi bagi siswa.
Kepala Sekolah SD Kalukumbeo, Fendi Eko, mengapresiasi dukungan PT Letawa yang dinilai memberikan manfaat langsung bagi masyarakat dan lingkungan sekolah.
“Kami sangat berterima kasih dan mengapresiasi tanggung jawab sosial PT Letawa. Selain sumur, kami juga menerima bantuan insentif honor guru dan beasiswa prestasi,” kata Fendi.
Menurut Fendi, keberadaan sumur bor menjadi bantuan yang cukup penting bagi masyarakat karena dapat membantu memenuhi kebutuhan air bersih, terutama ketika kondisi cuaca kering.

Hal senada disampaikan Gesa Prawira, warga sekaligus Guru Honor SD Kalukumbeo. Ia menilai bantuan insentif honor guru memberikan dukungan bagi tenaga pendidik yang hingga kini belum berstatus PPPK maupun PNS.
“Kami sangat terbantu dengan adanya insentif honor guru bagi guru yang belum terdaftar PPPK maupun PNS. Bantuan sumur ini juga sangat bermanfaat bagi masyarakat, apalagi saat ini sedang menghadapi musim El Nino,” ujar Gesa.
Dorong Manfaat Berkelanjutan
Manajemen PT Letawa, Rendy H. Prabowo, mengatakan bantuan sumur bor merupakan bentuk kepedulian perusahaan terhadap kebutuhan dasar masyarakat di sekitar wilayah operasional.
Menurutnya, perusahaan berupaya memberikan dukungan berdasarkan kebutuhan masyarakat, termasuk penyediaan sarana air bersih serta dukungan terhadap sektor pendidikan.
“PT Letawa berkomitmen untuk terus memberikan kontribusi positif bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional. Bantuan sumur bor ini diharapkan dapat mendukung pemenuhan kebutuhan air masyarakat, khususnya di tengah kondisi musim kemarau, serta dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan,” kata Rendy.
Selain sarana air bersih, dukungan di bidang pendidikan juga menjadi bagian dari perhatian perusahaan. Insentif bagi guru dan beasiswa prestasi diharapkan dapat membantu keberlangsungan proses pendidikan sekaligus memberikan motivasi kepada siswa untuk terus meningkatkan prestasi.
Rendy menegaskan, PT Letawa akan terus berkoordinasi dengan pemerintah desa dan masyarakat untuk mengetahui kebutuhan prioritas yang dapat didukung sesuai dengan kemampuan perusahaan.
“Kami berharap seluruh bantuan yang diberikan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Kami juga akan terus berkoordinasi dengan pemerintah desa dan masyarakat untuk memahami kebutuhan prioritas yang dapat didukung sesuai dengan kemampuan perusahaan,” ujarnya.
Bantuan sumur bor tersebut diharapkan tidak hanya menjadi solusi atas kebutuhan air masyarakat dalam menghadapi musim kemarau, tetapi juga dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan untuk mendukung kehidupan, warga Desa Lariang.
Di sisi lain, dukungan terhadap pendidikan melalui insentif guru dan beasiswa prestasi menunjukkan bahwa kontribusi perusahaan tidak hanya diarahkan pada pembangunan sarana fisik, tetapi juga menyentuh kebutuhan sosial dan pengembangan sumber daya manusia di sekitar wilayah operasional.



