Klik untuk memperbesar gambar 👆
MAMUJU, – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Mamuju Papalang Topore, di bawah naungan Yayasan Insan Ulil Amri, melaksanakan kegiatan penyaluran Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Senin (12/10/2026), mulai pukul 07.00 WITA. Program ini menyasar peserta didik, guru, tenaga kependidikan, serta kelompok ibu hamil, ibu menyusui, dan balita di wilayah Kecamatan Papalang, Kabupaten Mamuju.
Dalam pelaksanaan kali ini, SPPG Mamuju Papalang Topore mencatat total 2.450 penerima manfaat, yang terdiri atas 12 sekolah dan 14 kelompok Posyandu. Penyaluran tersebut menjadi bagian dari upaya mendukung pemenuhan gizi anak sekolah sekaligus kelompok masyarakat yang membutuhkan perhatian khusus dalam pemenuhan nutrisi.
Kepala SPPG Mamuju Papalang Topore, Indra Surya Dewa, S.KM., bersama ahli gizi Nindya Briliani Silmi, S.Gz., dan akuntan Andi Hilaluddin Palaguna, S.Ak., menjadi bagian dari jajaran pengelola yang mendukung pelaksanaan program tersebut.
SPPG yang berlokasi di Desa Papalang ini didukung oleh 47 orang karyawan untuk menunjang kegiatan operasional dan distribusi makanan kepada para penerima manfaat.
12 Sekolah Terima Manfaat MBG
Berdasarkan data penyaluran, sebanyak 1.265 siswa dari 12 satuan pendidikan menjadi penerima manfaat program MBG. Selain siswa, program ini juga menjangkau 121 guru dan tenaga kependidikan.
Sekolah penerima manfaat meliputi PAUD Siola Teratai, TK Nusantara, SDN Wairandang, SDN Waisirumpa, SD Inpres Papalang, SDN Limbongtea, SDN Sakio, SDN Kapasang, SDN Batupapan, SMA PGRI, SDN Batuampa, dan PAUD Siolanuraeni.
SDN Batupapan menjadi sekolah dengan jumlah penerima manfaat siswa terbanyak, yakni 302 siswa. Sementara itu, SDN Sakio tercatat menerima manfaat untuk 31 siswa.
Cakupan tersebut memperlihatkan jangkauan distribusi MBG yang menyentuh berbagai jenjang pendidikan, mulai dari pendidikan anak usia dini hingga sekolah menengah.
Menjangkau Balita, Ibu Hamil, dan Ibu Menyusui
Selain lingkungan sekolah, SPPG Mamuju Papalang Topore turut melayani kelompok penerima manfaat 3B, yaitu balita, ibu hamil, dan ibu menyusui melalui jaringan Posyandu di wilayah Papalang, Batuampa, dan Topore.
Data yang dilaporkan mencatat 700 balita, 67 ibu hamil, dan 297 ibu menyusui sebagai penerima manfaat 3B, dengan total keseluruhan 1.064 orang.
Sebanyak 14 Posyandu tercantum dalam daftar penyaluran, di antaranya Posyandu Perkutut, Maleo, Garuda, Nuri, Merpati, Walet, Bangau, Kakatua, Merak, Anggrek, Melati 1, Melati 2, dan Siamasei.
Keterlibatan Posyandu dalam program ini menjadi bagian penting dalam memperluas jangkauan pemenuhan gizi, khususnya bagi balita serta ibu hamil dan menyusui yang membutuhkan asupan nutrisi sesuai kebutuhan.
Sajikan Menu Nasi, Sate Ayam, hingga Buah Jeruk
Pada kegiatan tersebut, menu makanan yang disalurkan kepada penerima manfaat, baik di sekolah maupun kelompok 3B, terdiri atas nasi putih, sate ayam bumbu kacang, tahu goreng, sayur sup, dan buah jeruk.
Kombinasi menu tersebut mencakup sumber karbohidrat, protein hewani dan nabati, sayuran, serta buah. Meski demikian, kecukupan gizi tetap perlu disesuaikan dengan porsi, kebutuhan kelompok usia, serta standar gizi yang berlaku.
Pelaksanaan kegiatan pada Senin pagi dilaporkan berjalan lancar, tertib, dan aman.
Ke depan, keberlanjutan program MBG tidak hanya bergantung pada luasnya jangkauan penerima manfaat, tetapi juga pada konsistensi kualitas bahan pangan, keamanan makanan, ketepatan distribusi, serta pemantauan kecukupan gizi agar manfaat program dapat dirasakan secara optimal oleh masyarakat.



