Close Menu
INFO GLOBAL NEWSINFO GLOBAL NEWS
  • BERITA
    • DUNIA
    • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • OLAHRAGA
  • PERISTIWA
    • HUKUM
    • KRIMINAL
  • POLITIK
  • SOROTAN
  • Pemerintahan
  • Polri
Arsip
  • Mei 2026
  • April 2026
  • Maret 2026
  • Februari 2026
  • Januari 2026
  • Desember 2025
  • November 2025
  • Oktober 2025
  • September 2025
  • Agustus 2025
  • Juli 2025
  • Juni 2025
  • Mei 2025
  • April 2025
  • Maret 2025
  • Februari 2025
  • Januari 2025
  • Desember 2024
  • November 2024
  • Oktober 2024
  • September 2024
  • Agustus 2024
  • Juli 2024
  • Juni 2024
  • Mei 2024
  • April 2024
  • Maret 2024
  • Februari 2024
  • November 2022
  • Maret 2022
  • Maret 2021
  • Januari 2021
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Demos
  • Technology
  • Gaming
  • Buy Now
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
INFO GLOBAL NEWSINFO GLOBAL NEWS
  • BERITA
    • DUNIA
    • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • OLAHRAGA
  • PERISTIWA
    • HUKUM
    • KRIMINAL
  • POLITIK
  • SOROTAN
  • Pemerintahan
  • Polri
Subscribe
INFO GLOBAL NEWSINFO GLOBAL NEWS
  • BERITA
  • PENDIDIKAN
  • OLAHRAGA
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • SOROTAN
  • Pemerintahan
  • Polri
Beranda » Menjaga Defisit 3% APBN: Perspektif Akuntansi Sektor Publik dan Strategi Menurunkannya
EKONOMI

Menjaga Defisit 3% APBN: Perspektif Akuntansi Sektor Publik dan Strategi Menurunkannya

IchiroBy IchiroMaret 15, 2026Tidak ada komentar4 Mins Read
Share WhatsApp Facebook Twitter Telegram
Share
Facebook WhatsApp Telegram Twitter

Oleh: Sahade, Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Negeri Makassar

Makassar – infoglobalnews.id | Minggu, 15 Maret 2026. Menjaga stabilitas keuangan negara merupakan salah satu tantangan utama dalam pengelolaan fiskal di Indonesia. Salah satu indikator penting dalam menjaga kesehatan fiskal adalah tingkat defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Pemerintah Indonesia selama ini berupaya menjaga defisit anggaran agar tidak melampaui batas aman sebesar 3 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB). Kebijakan ini bukan sekadar angka, melainkan bagian dari disiplin fiskal yang penting untuk menjaga kepercayaan publik, stabilitas ekonomi, serta keberlanjutan pembangunan nasional.

Dalam perspektif akuntansi sektor publik, defisit anggaran terjadi ketika total belanja negara lebih besar dibandingkan dengan pendapatan negara dalam satu periode anggaran. Defisit tersebut biasanya ditutup melalui pembiayaan, baik dari utang dalam negeri maupun luar negeri. Oleh karena itu, pengelolaan defisit harus dilakukan secara hati-hati agar tidak menimbulkan beban fiskal yang berat bagi generasi mendatang.

Akuntansi sektor publik memandang pengelolaan keuangan negara bukan hanya dari aspek pencatatan transaksi, tetapi juga dari sisi akuntabilitas, transparansi, dan efisiensi penggunaan anggaran. Dalam kerangka ini, pengendalian defisit 3 persen menjadi bagian penting dari tata kelola keuangan negara yang sehat. Ketika defisit dapat dijaga dalam batas wajar, maka stabilitas makroekonomi juga akan lebih terjaga, termasuk inflasi, nilai tukar, serta tingkat suku bunga.

Di Indonesia, aturan mengenai batas maksimal defisit APBN sebesar 3 persen telah diatur dalam berbagai kebijakan fiskal yang bertujuan menjaga keberlanjutan keuangan negara. Batas ini menjadi rambu bagi pemerintah agar tidak terlalu agresif dalam melakukan belanja tanpa memperhatikan kemampuan pendapatan negara. Dengan kata lain, disiplin fiskal merupakan fondasi utama bagi pembangunan ekonomi yang berkelanjutan.

Dari perspektif akuntansi sektor publik, ada beberapa strategi yang dapat dilakukan pemerintah untuk menjaga sekaligus menurunkan defisit anggaran. Pertama adalah meningkatkan penerimaan negara. Penerimaan negara dapat ditingkatkan melalui optimalisasi pajak, perluasan basis pajak, serta peningkatan kepatuhan wajib pajak. Selain itu, penguatan sistem administrasi perpajakan berbasis digital juga dapat membantu meningkatkan efisiensi dan transparansi penerimaan negara.

Strategi kedua adalah meningkatkan kualitas belanja negara. Pemerintah perlu memastikan bahwa setiap rupiah yang dibelanjakan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat dan mendorong pertumbuhan ekonomi. Efisiensi anggaran menjadi kunci penting dalam mengendalikan defisit. Belanja yang tidak produktif perlu dikurangi dan dialihkan ke sektor yang memiliki dampak besar terhadap kesejahteraan masyarakat, seperti pendidikan, kesehatan, infrastruktur, dan pengembangan sumber daya manusia.

Strategi ketiga adalah memperkuat pengawasan dan akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan negara. Sistem pengendalian internal yang kuat, audit yang transparan, serta pelaporan keuangan yang akuntabel akan membantu memastikan bahwa anggaran digunakan secara tepat sasaran. Dalam hal ini, peran lembaga pengawas dan aparat penegak hukum sangat penting untuk mencegah kebocoran anggaran dan praktik korupsi.

Strategi berikutnya adalah mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Ketika ekonomi tumbuh dengan baik, maka penerimaan negara juga akan meningkat secara otomatis, baik melalui pajak maupun sumber pendapatan lainnya. Oleh karena itu, kebijakan fiskal harus selaras dengan kebijakan ekonomi yang mendorong investasi, penciptaan lapangan kerja, serta peningkatan produktivitas nasional.

Selain itu, pemerintah juga perlu mengelola utang negara secara bijak dan terukur. Utang memang dapat menjadi instrumen pembiayaan pembangunan, tetapi harus dikelola secara hati-hati agar tidak menimbulkan risiko fiskal di masa depan. Prinsip kehati-hatian dalam pengelolaan utang merupakan bagian penting dari manajemen keuangan negara yang sehat.

Dalam konteks pembangunan nasional, menjaga defisit APBN pada batas 3 persen bukan berarti pemerintah harus mengurangi peran dalam pembangunan. Sebaliknya, pemerintah tetap dapat menjalankan program pembangunan secara optimal dengan memperbaiki kualitas pengelolaan anggaran, meningkatkan efisiensi belanja, serta memperkuat sistem akuntansi sektor publik yang transparan dan akuntabel.

Pada akhirnya, pengelolaan defisit anggaran merupakan bagian dari upaya menjaga stabilitas ekonomi nasional. Dengan pengelolaan fiskal yang disiplin, transparan, dan akuntabel, pemerintah dapat memastikan bahwa pembangunan berjalan secara berkelanjutan tanpa membebani generasi mendatang.

Sebagai negara berkembang dengan potensi ekonomi yang besar, Indonesia memiliki peluang untuk terus memperkuat fondasi fiskalnya. Melalui pengelolaan APBN yang bijak serta strategi pengendalian defisit yang tepat, diharapkan stabilitas ekonomi nasional tetap terjaga dan kesejahteraan masyarakat dapat terus meningkat di masa depan.

Koordinator Liputan Sulselbar H. Ahmad Sukriansyah 

Post Views: 308
Share. WhatsApp Facebook Twitter Telegram
Previous ArticleAksi Kemanusiaan ASPADI Bulukumba: Dari Bagi Takjil di Jalan Nenas hingga Santuni Panti Asuhan
Next Article BIMANTARA Sumut Bentuk Struktur Organisasi dan Buka Puasa Bersama
Ichiro
  • Website

Berita Terkait:

EKONOMI

Dinas Koperasi UMKM Makassar Gelar Pelatihan Pemasaran Untuk Tingkatan Omzet Koperasi dan UMKM

Mei 23, 2026
EKONOMI

Hari Raya Idul Fitri: Momentum Ekonomi dan Spiritualitas Bangsa

Maret 20, 2026
EKONOMI

Ekonomi Sumut Butuh Kolaborasi Antarinstansi untuk Stabilitas dan Kemajuan

Februari 7, 2026
Add A Comment
Leave A Reply Cancel Reply

Top Posts

Kasus Mandek di Benteng Malewang, Muncul Dugaan Kongkalikong antara Pelaku, Oknum Aparat, dan Pemerintah Desa

April 15, 2026250 Views

BANTAHAN TEGAS ATAS PEMBERITAAN DUGAAN PENIKAMAN KADES BENTENG MALEWANG

Mei 5, 2026450 Views

Najwa Salsabila Agussalim Bersinar di Grand Final Top Model Remaja Takalar

Februari 10, 202615 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram
About
About
Facebook X (Twitter) YouTube TikTok
What's Hot

Bantaeng Bukan Ruang Bagi Premanisme. Demokrasi Tidak Boleh Dibungkam dengan Intimidasi

Mei 30, 2026

Ini Motif Pembunuhan Sadis Anak SD 12 Tahun di Kelurahan Tallo

Mei 29, 2026

Selain Jual Miras Palsu THM Phantom Ternyata Juga Tak Punya Ijin NPPBKC

Mei 29, 2026
Most Popular

Kasus Mandek di Benteng Malewang, Muncul Dugaan Kongkalikong antara Pelaku, Oknum Aparat, dan Pemerintah Desa

April 15, 2026250 Views

BANTAHAN TEGAS ATAS PEMBERITAAN DUGAAN PENIKAMAN KADES BENTENG MALEWANG

Mei 5, 2026450 Views

Najwa Salsabila Agussalim Bersinar di Grand Final Top Model Remaja Takalar

Februari 10, 202615 Views
Our Picks

Bantaeng Bukan Ruang Bagi Premanisme. Demokrasi Tidak Boleh Dibungkam dengan Intimidasi

Mei 30, 2026

Ini Motif Pembunuhan Sadis Anak SD 12 Tahun di Kelurahan Tallo

Mei 29, 2026

Selain Jual Miras Palsu THM Phantom Ternyata Juga Tak Punya Ijin NPPBKC

Mei 29, 2026

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

INFO GLOBAL NEWS
DSC_6170-Edit.jpg
NVIDIA_Overlay_J9nOeR6zC2
Northstar|438/E26 NST
FiveM_GTAProcess_I4kiGV4kXG
explorer_DHO9zqyYOl
Locker Room Warmup
DSC_6851
Oregon’s Tulips, Spring 2026
52909441465.jpg
FiveM_GTAProcess_jV14CFAbYb
INFO GLOBAL NEWS
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube WhatsApp TikTok Telegram
  • REDAKSI
  • MEDIA SIBER
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • MEDIA SIBER
  • TENTANG KAMI
© 2026 INFO GLOBAL NEWS. Designed by Asnur.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.