Klik untuk memperbesar gambar ๐
MAMUJU TENGAH โ Keceriaan mewarnai kegiatan Makan Bergizi Gratis (MBG) di lingkungan sekolah, Senin (5/10/2026). Para siswa terlihat menikmati hidangan yang disalurkan oleh SPPG Mamuju Tengah Karossa Kambunong 2, Yayasan Cahaya Mamuju Tengah, di Desa Barakkang, Kecamatan Budong-Budong, Kabupaten Mamuju Tengah.
Salah satu penerima manfaat program tersebut adalah UPTD SD Inpres Barakkang. Dalam dokumentasi kegiatan, sejumlah siswa terlihat duduk bersama di selasar sekolah sambil menikmati makanan dari wadah makan stainless steel. Seorang siswa bahkan tampak tersenyum dan bergaya di depan kamera, menggambarkan suasana makan yang berlangsung santai dan penuh keceriaan.
Kegiatan penyaluran MBG dimulai sekitar pukul 07.00 WITA. SPPG yang dipimpin Wis Eko Prayogi selaku Kepala SPPG, bersama Staf Ahli Gizi Hariati dan Staf Ahli Akuntan Dewi Susanti, didukung sebanyak 49 orang karyawan.
Secara keseluruhan, layanan SPPG tersebut mencakup 15 satuan pendidikan, mulai dari PAUD, TK, MI, SD, MTs, SMP, hingga pondok pesantren dan MA. Berdasarkan data yang dilaporkan, jumlah penerima manfaat dari kelompok siswa mencapai 1.489 orang, ditambah 148 guru.
Salah satu sekolah dengan jumlah penerima manfaat cukup besar adalah SD Inpres Barakkang, yang tercatat menerima layanan untuk 214 siswa.
Menu MBG Bernuansa Sederhana
Pada kegiatan tersebut, penerima manfaat mendapatkan menu berupa nasi kuning, ayam crispy, tahu kecap, timun lalap, dan buah semangka.
Menu tersebut disajikan dalam wadah makan stainless steel dan disantap bersama oleh para siswa di lingkungan sekolah. Suasana dalam dokumentasi memperlihatkan interaksi antarsiswa selama waktu makan, sekaligus menunjukkan pelaksanaan MBG yang terintegrasi dengan aktivitas sekolah.
Selain kelompok siswa dan guru, SPPG juga memberikan pelayanan kepada kelompok 3B, yakni balita, ibu menyusui, dan ibu hamil, melalui sejumlah posyandu di Desa Salogatta, Desa Tinali, dan Desa Barakkang.
Kelompok sasaran tersebut mencakup penerima manfaat dari Posyandu Melati, Wahyu Mutiara Hati, Anggrek, Bahagia, Seruni, Mawar, Cempaka, hingga layanan di Pustu Desa Barakkang.
Dengan cakupan penerima manfaat yang berasal dari lingkungan pendidikan sekaligus kelompok masyarakat, penyaluran MBG di wilayah Barakkang dan sekitarnya menjadi bagian dari upaya memperluas pelayanan pemenuhan gizi bagi masyarakat.
Kegiatan pemberian makanan tersebut dilaporkan berlangsung tertib dan aman, dengan siswa sebagai salah satu kelompok penerima manfaat utama yang terlihat antusias menikmati makanan bersama di lingkungan sekolah.



