Close Menu
INFO GLOBAL NEWSINFO GLOBAL NEWS
  • BERITA
    • DUNIA
    • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • OLAHRAGA
  • PERISTIWA
    • HUKUM
    • KRIMINAL
  • SOROTAN
  • KESEHATAN
    • OTOMOTIVE
  • POLRI
Jasa Buat Legalitas
Arsip
  • Oktober 2026
  • September 2026
  • Agustus 2026
  • Juli 2026
  • Juni 2026
  • Mei 2026
  • April 2026
  • Maret 2026
  • Februari 2026
  • Januari 2026
  • Desember 2025
  • November 2025
  • Oktober 2025
  • September 2025
  • Agustus 2025
  • Juli 2025
  • Juni 2025
  • Mei 2025
  • April 2025
  • Maret 2025
  • Februari 2025
  • Januari 2025
  • November 2022
  • Maret 2022
  • Maret 2021
  • Januari 2021
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Demos
  • Technology
  • Gaming
  • Buy Now
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
INFO GLOBAL NEWSINFO GLOBAL NEWS
  • BERITA
    • DUNIA
    • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • OLAHRAGA
  • PERISTIWA
    • HUKUM
    • KRIMINAL
  • SOROTAN
  • KESEHATAN
    • OTOMOTIVE
  • POLRI
Subscribe
INFO GLOBAL NEWSINFO GLOBAL NEWS
  • BERITA
  • PENDIDIKAN
  • OLAHRAGA
  • PERISTIWA
  • SOROTAN
  • KESEHATAN
  • POLRI
Beranda » Duel Ca’gampang vs Putri Pangeran Memanas, Dua Joki Diduga Terlibat Kericuhan di Atas Kuda
BERITA

Duel Ca’gampang vs Putri Pangeran Memanas, Dua Joki Diduga Terlibat Kericuhan di Atas Kuda

FikranBy FikranOktober 6, 2026Tidak ada komentar4 Mins Read
Share WhatsApp Facebook Twitter Telegram
Share
Facebook WhatsApp Telegram Twitter

JENEPONTO — Persaingan dua kuda pacuan, Ca’gampang Sion dan Putri Pangeran, memanas di arena pacuan kuda Desa Kalimporo, Kecamatan Bangkala, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan. Insiden tersebut diduga melibatkan dua joki yang tengah berada di atas kuda dan kemudian memicu ketegangan di antara pendukung masing-masing.

Rekaman visual yang diterima redaksi memperlihatkan kedua kuda berlari beriringan di lintasan. Dalam gambar tersebut tampak dua joki berada sangat berdekatan dan salah seorang terlihat mengarahkan tangan ke arah joki lainnya. Kondisi itu menjadi bagian penting dari informasi awal mengenai dugaan perselisihan yang terjadi saat pacuan berlangsung.

Dua kuda yang berlaga diketahui adalah Ca’gampang Sion, yang disebut ditunggangi joki Aco Tana Tana (Ca’ Gampang Sion), berhadapan dengan Putri Pangeran yang ditunggangi joki bernama Gugun.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, persaingan tersebut juga dikaitkan dengan taruhan yang disebut mencapai Rp50 juta. Namun, nominal dan mekanisme taruhan tersebut masih perlu dikonfirmasi kepada pihak-pihak yang terlibat maupun penyelenggara pacuan.

Diduga Berawal dari Perselisihan di Lintasan

Situasi disebut memanas ketika kedua joki berada di lintasan. Perselisihan yang terjadi di atas kuda kemudian diduga berkembang menjadi keributan antarpihak yang berada di sekitar arena.

BACA:  Buka Puasa Bersama di Kediaman Gubernur Sulbar, Momentum Mendekatkan Hati dan Menjalin Silaturahmi dalam Keberkahan

Keterangan awal yang diterima redaksi menyebut adanya dugaan pemukulan terhadap joki ketika pertandingan berlangsung. Namun, siapa yang lebih dahulu melakukan tindakan tersebut serta apa pemicunya belum dapat dipastikan secara independen.

Karena itu, rekaman visual yang beredar perlu ditempatkan sebagai bukti pendukung mengenai situasi di lintasan, bukan sebagai satu-satunya dasar untuk menentukan siapa yang bersalah.

Dua Pemilik Kuda Disebut Terlibat dalam Persaingan

Kuda Putri Pangeran disebut milik Ust. H. Baddolo. Sementara Ca’gampang Sion disebut milik Haruna Kr. Talli, yang diketahui pernah menjabat sebagai Lurah Empoang Selatan, Kecamatan Binamu, Kabupaten Jeneponto.

Persaingan kedua kuda tersebut menjadi perhatian karena pacuan tidak hanya menyangkut prestasi di lintasan, tetapi juga disebut dibarengi nilai taruhan yang cukup besar.

Jika informasi mengenai taruhan Rp50 juta tersebut benar, maka aspek tersebut menjadi salah satu hal yang perlu diklarifikasi lebih lanjut, terutama terkait pihak yang memasang taruhan, bentuk kesepakatan, serta apakah taruhan tersebut berkaitan langsung dengan pertandingan atau merupakan aktivitas di luar penyelenggaraan resmi.

BACA:  Senyum Anak Posyandu Sejahtera Saat Terima Paket MBG dari SPPG Tobadak 2

Kericuhan Pendukung Jadi Sorotan

Ketegangan yang diduga bermula di lintasan disebut kemudian merembet kepada para pendukung. Perkelahian antarpihak pendukung membuat pertandingan yang seharusnya menjadi tontonan olahraga dan tradisi masyarakat justru diwarnai keributan.

Peristiwa ini sekaligus menjadi perhatian terhadap aspek pengamanan arena pacuan kuda, khususnya ketika pertandingan berlangsung dengan persaingan ketat dan adanya dugaan taruhan bernilai besar.

Panitia dan aparat keamanan dinilai perlu memastikan setiap pertandingan memiliki aturan yang jelas mengenai tindakan joki, perselisihan antarpeserta, serta potensi keributan di antara pendukung.

Sejumlah Fakta Masih Perlu Diklarifikasi

Ada sejumlah pertanyaan penting yang masih perlu dijawab untuk mengungkap kejadian secara utuh:

1. Apa yang menjadi pemicu perselisihan kedua joki?

2. Siapa yang pertama kali melakukan tindakan kekerasan?

3. Apakah benar terdapat taruhan senilai Rp50 juta?

4. Apakah taruhan tersebut dilakukan secara resmi atau di luar mekanisme pertandingan?

5. Apakah ada joki atau penonton yang mengalami luka?

6. Apakah pertandingan dihentikan setelah terjadi kericuhan?

BACA:  GERAKAN PEMUDA SAHABAT MEDAN UTARA Mengajak Seluruh Masyarakat Untuk Mendukung Kebijakan Pemerintah

7. Apakah panitia atau aparat telah mengambil tindakan?

8. Apakah sudah ada laporan resmi terkait dugaan perkelahian tersebut?

Hingga berita ini disusun, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian, panitia pacuan, maupun kedua pemilik kuda mengenai kronologi lengkap kejadian.

Redaksi juga menempatkan informasi mengenai pemukulan dan taruhan sebagai dugaan yang masih memerlukan konfirmasi, sehingga tidak serta-merta menyimpulkan adanya pelanggaran atau menetapkan pihak tertentu sebagai pelaku.

Pacuan Kuda Kalimporo Jangan Dicederai Kericuhan

Pacuan kuda merupakan bagian dari tradisi dan aktivitas masyarakat Jeneponto. Karena itu, persaingan di lintasan semestinya tetap berlangsung dalam koridor sportivitas dan keselamatan.

Kericuhan yang melibatkan joki maupun pendukung berpotensi menggeser perhatian publik dari nilai olahraga dan budaya menjadi persoalan konflik antarkelompok.

Insiden di Kalimporo kini menyisakan satu pertanyaan utama: apakah persaingan di lintasan benar-benar berakhir ketika pacuan selesai, atau justru memunculkan konflik baru di antara para pendukung?

Jawaban atas pertanyaan tersebut membutuhkan klarifikasi dari joki, pemilik kuda, panitia, saksi mata, serta aparat yang berada di lokasi.

Views: 138
Share. WhatsApp Facebook Twitter Telegram
Previous ArticlePT Letawa Bantu Sumur Bor untuk Warga Desa Lariang di Tengah Ancaman Kekeringan
Next Article Perkuat Keamanan dan Kesetaraan, Lapas Kelas IIA Palopo Gelar Penggeledahan dan Pengawasan Rutin
Fikran

Berita Terkait:

BERITA

Kumpul Bersama Masyarakat di Kabupaten Gowa, Kapolda Sulsel Ajak Warga Berperan Aktif Jaga Kamtibmas

Oktober 28, 2026
BERITA

Gagal Berangkat ke Tanah Suci, Warga Mamuju Tengah Klaim Rugi Rp79,59 Juta

Oktober 28, 2026
BERITA

Polda Sulsel Peringati Hari Sumpah Pemuda ke-98, Kobarkan Semangat Patriotisme dan Kepedulian untuk Bangsa

Oktober 28, 2026
Add A Comment
Leave A Reply Cancel Reply

HUT RI KE 81
PASANG IKLAN
Iklan
Top Posts

Kasus Mandek di Benteng Malewang, Muncul Dugaan Kongkalikong antara Pelaku, Oknum Aparat, dan Pemerintah Desa

April 15, 2026259 Views

BANTAHAN TEGAS ATAS PEMBERITAAN DUGAAN PENIKAMAN KADES BENTENG MALEWANG

Mei 5, 2026460 Views

Najwa Salsabila Agussalim Bersinar di Grand Final Top Model Remaja Takalar

Februari 10, 202625 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram
About
About
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • BERITA
    • DUNIA
    • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • OLAHRAGA
  • PERISTIWA
    • HUKUM
    • KRIMINAL
  • SOROTAN
  • KESEHATAN
    • OTOMOTIVE
  • POLRI
What's Hot

Kumpul Bersama Masyarakat di Kabupaten Gowa, Kapolda Sulsel Ajak Warga Berperan Aktif Jaga Kamtibmas

Oktober 28, 2026

Gagal Berangkat ke Tanah Suci, Warga Mamuju Tengah Klaim Rugi Rp79,59 Juta

Oktober 28, 2026

Polda Sulsel Peringati Hari Sumpah Pemuda ke-98, Kobarkan Semangat Patriotisme dan Kepedulian untuk Bangsa

Oktober 28, 2026
HUT RI KE 81
Jasa Buat Legalitas
Most Popular

Kasus Mandek di Benteng Malewang, Muncul Dugaan Kongkalikong antara Pelaku, Oknum Aparat, dan Pemerintah Desa

April 15, 2026259 Views

BANTAHAN TEGAS ATAS PEMBERITAAN DUGAAN PENIKAMAN KADES BENTENG MALEWANG

Mei 5, 2026460 Views

Najwa Salsabila Agussalim Bersinar di Grand Final Top Model Remaja Takalar

Februari 10, 202625 Views
Our Picks

Kumpul Bersama Masyarakat di Kabupaten Gowa, Kapolda Sulsel Ajak Warga Berperan Aktif Jaga Kamtibmas

Oktober 28, 2026

Gagal Berangkat ke Tanah Suci, Warga Mamuju Tengah Klaim Rugi Rp79,59 Juta

Oktober 28, 2026

Polda Sulsel Peringati Hari Sumpah Pemuda ke-98, Kobarkan Semangat Patriotisme dan Kepedulian untuk Bangsa

Oktober 28, 2026
INFO GLOBAL NEWS
chrome_D4lhlhpDrK
Morning stroll
First Bristol, Bath & the West 33110 (SK19 EOX)
IMG_6812.jpg
E-2026-10-28-1610_f
ha_2026-10-28-1610
Diving Boat
261025-ZE-09570
Red, gold, and green
Borders Buses Alexander Dennis Enviro 200 MMC SN69ZNH 11917
Logo des Aurora-Mühlengebäudes in Köln-Deutz am Rhein

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

INFO GLOBAL NEWS
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube WhatsApp TikTok Telegram
  • REDAKSI
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • TENTANG KAMI
© 2026 INFO GLOBAL NEWS. Designed by Asnur.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.