Close Menu
INFO GLOBAL NEWSINFO GLOBAL NEWS
  • BERITA
    • DUNIA
    • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • OLAHRAGA
  • PERISTIWA
    • HUKUM
    • KRIMINAL
  • SOROTAN
  • KESEHATAN
    • OTOMOTIVE
  • POLRI
Jasa Buat Legalitas
Arsip
  • Agustus 2026
  • Juli 2026
  • Juni 2026
  • Mei 2026
  • April 2026
  • Maret 2026
  • Februari 2026
  • Januari 2026
  • Desember 2025
  • November 2025
  • Oktober 2025
  • September 2025
  • Agustus 2025
  • Juli 2025
  • Juni 2025
  • Mei 2025
  • April 2025
  • Maret 2025
  • Februari 2025
  • Januari 2025
  • November 2022
  • Maret 2022
  • Maret 2021
  • Januari 2021
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Demos
  • Technology
  • Gaming
  • Buy Now
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
INFO GLOBAL NEWSINFO GLOBAL NEWS
  • BERITA
    • DUNIA
    • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • OLAHRAGA
  • PERISTIWA
    • HUKUM
    • KRIMINAL
  • SOROTAN
  • KESEHATAN
    • OTOMOTIVE
  • POLRI
Subscribe
INFO GLOBAL NEWSINFO GLOBAL NEWS
  • BERITA
  • PENDIDIKAN
  • OLAHRAGA
  • PERISTIWA
  • SOROTAN
  • KESEHATAN
  • POLRI
Beranda » HUT ke-81 RI di Sampaga: Tiga Tahun Kolaborasi, Prestasi, dan Pengabdian untuk Masyarakat
BERITA

HUT ke-81 RI di Sampaga: Tiga Tahun Kolaborasi, Prestasi, dan Pengabdian untuk Masyarakat

FikranBy FikranAgustus 17, 2026Tidak ada komentar5 Mins Read
Share WhatsApp Facebook Twitter Telegram
Share
Facebook WhatsApp Telegram Twitter

MAMUJU — Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Lapangan Desa Bunde, Kecamatan Sampaga, Kabupaten Mamuju, Senin (17/8/2026), berlangsung khidmat. Namun, upacara kemerdekaan tahun ini tidak sekadar menjadi seremoni tahunan. Momentum tersebut menjadi ruang refleksi atas tiga tahun perjalanan pembangunan, kolaborasi, dan berbagai capaian masyarakat Kecamatan Sampaga.

Camat Sampaga Muhammad Yusuf, S.H., M.H., bertindak sebagai Inspektur Upacara. Dalam amanatnya yang menyampaikan pesan Bupati Mamuju Dr. Hj. St. Sutina Suhardi, ia menegaskan bahwa kemerdekaan harus diisi dengan kerja nyata dan pembangunan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Menurutnya, jika para pendahulu bangsa berjuang merebut dan mempertahankan kemerdekaan, maka perjuangan generasi saat ini adalah memastikan kemerdekaan menghadirkan keadilan, kesejahteraan, pelayanan publik yang baik, serta kehidupan yang lebih layak bagi masyarakat.

“Kemerdekaan memberikan kesempatan kepada kita untuk menentukan masa depan. Karena itu, pembangunan harus memastikan hadirnya keadilan, kesejahteraan, dan kehidupan yang lebih baik bagi seluruh masyarakat.”

Tiga Tahun Sampaga, Prestasi dari Kekuatan Kolaborasi

Tiga tahun perjalanan pemerintahan Kecamatan Sampaga menjadi bagian penting yang disoroti dalam momentum tersebut.

Berbagai prestasi yang diraih dinilai bukan hasil kerja satu pihak. Capaian itu lahir dari kolaborasi pemerintah kecamatan, pemerintah desa, perangkat daerah, Forkopimca, kader, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, pemuda, hingga seluruh elemen masyarakat.

Salah satu capaian yang menjadi kebanggaan adalah Desa Tarailu yang dipercaya mewakili Provinsi Sulawesi Barat dalam program Desa Antikorupsi hingga tingkat nasional.

Prestasi tersebut tidak hanya menjadi kebanggaan Desa Tarailu, tetapi juga Kecamatan Sampaga dan Kabupaten Mamuju. Keberhasilan itu menunjukkan bahwa pembangunan desa dapat berjalan beriringan dengan tata kelola pemerintahan yang transparan, partisipatif dan berintegritas.

Capaian lainnya datang dari Posyandu Asoka Desa Salubarakna yang berhasil melaju hingga tingkat nasional setelah mewakili Sulawesi Barat.

Dua capaian tersebut menjadi gambaran bahwa potensi masyarakat di tingkat desa mampu menghasilkan prestasi ketika mendapat dukungan pemerintah, kader yang berdedikasi dan kolaborasi lintas sektor.

Muhammad Yusuf menegaskan, penghargaan bukanlah tujuan akhir.

 

“Prestasi bukan milik seorang camat.Prestasi adalah milik masyarakat, pemerintah desa, para kader, tokoh masyarakat, dan seluruh pihak yang mau bekerja bersama.”

Gotong Royong Jadi Modal Sosial

Menurut Muhammad Yusuf, Sampaga memiliki modal sosial yang kuat berupa semangat gotong royong dan kebersamaan.

Karena itu, ia mengajak kepala desa, Forkopimca, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, pemuda, perempuan, kader, dunia pendidikan, pelaku usaha dan seluruh pemangku kepentingan untuk terus menjaga kekuatan tersebut.

Ia menilai pemerintah tidak akan mampu menyelesaikan seluruh persoalan pembangunan apabila bekerja sendiri.

“Ketika pemerintah bekerja sendiri, hasilnya akan terbatas. Tetapi ketika pemerintah dan masyarakat bergerak bersama, maka banyak hal yang sebelumnya terasa sulit dapat kita wujudkan.”

Semangat tersebut menjadi salah satu kekuatan yang mendorong lahirnya berbagai inovasi, pemberdayaan dan prestasi di Kecamatan Sampaga.

Perjuangan Masa Kini: Melawan Kemiskinan dan Ketimpangan

Dalam amanatnya, Muhammad Yusuf juga mengingatkan bahwa bentuk perjuangan generasi saat ini berbeda dengan perjuangan para pahlawan.

Jika dahulu perjuangan dilakukan untuk mengusir penjajahan, kini perjuangan diterjemahkan dalam upaya melawan kemiskinan, kesenjangan, ketertinggalan dan ketidakadilan.

“Perjuangan kita hari ini adalah melawan kemiskinan, kesenjangan, ketertinggalan, dan ketidakadilan.”

Ia menegaskan, keberhasilan pembangunan tidak cukup hanya diukur dari banyaknya program atau besarnya anggaran yang terserap. Ukuran utama pembangunan adalah seberapa besar manfaat yang benar-benar dirasakan masyarakat.

Pelayanan publik harus semakin mudah, cepat, transparan dan responsif. Di sisi lain, peningkatan kualitas sumber daya manusia, infrastruktur, ekonomi masyarakat, pemberdayaan desa dan pengembangan potensi ekonomi lokal perlu terus diperkuat.

Dengan potensi pertanian, sumber daya manusia dan kelembagaan masyarakat yang dimiliki, Sampaga dinilai memiliki peluang besar untuk terus berkembang menjadi wilayah yang produktif dan berdaya saing di Kabupaten Mamuju.

Merawat Persatuan, Menjaga Mamuju sebagai Rumah Bersama

Peringatan kemerdekaan juga menjadi momentum untuk memperkuat persatuan.

Muhammad Yusuf mengajak masyarakat menjadikan keberagaman suku, agama, budaya, profesi dan latar belakang sebagai kekuatan, bukan alasan untuk terpecah.

“Kita boleh berbeda pilihan, profesi, latar belakang dan cara pandang. Tetapi ketika menyangkut masa depan Mamuju, kita harus berdiri dalam satu barisan: membangun daerah dan memberikan yang terbaik bagi masyarakat.”

Menurutnya, stabilitas sosial dan persatuan merupakan fondasi penting pembangunan. Tanpa kebersamaan, berbagai program pemerintah akan sulit mencapai hasil maksimal.

Karena itu, semangat gotong royong yang selama ini menjadi kekuatan masyarakat Sampaga harus terus dirawat dan diwariskan kepada generasi berikutnya.

Kemerdekaan Harus Diisi dengan Kerja Nyata

Menutup amanatnya, Muhammad Yusuf memberikan penghormatan kepada para pahlawan dan pejuang kemerdekaan yang telah mengorbankan jiwa dan raga demi berdirinya Indonesia.

Kini, perjuangan tersebut berada di tangan generasi penerus.

Kemerdekaan tidak cukup dikenang setiap 17 Agustus. Kemerdekaan harus diisi dengan kerja nyata, pemerintahan yang bersih, pelayanan yang tulus, inovasi, gotong royong dan pembangunan yang menghadirkan keadilan serta kesejahteraan.

Tiga tahun perjalanan Kecamatan Sampaga menjadi catatan bahwa kolaborasi mampu melahirkan capaian. Ketika pemerintah dan masyarakat duduk bersama, bekerja bersama dan menjaga kepercayaan bersama, berbagai tantangan dapat diubah menjadi peluang.

Dari Sampaga, semangat kemerdekaan terus diterjemahkan dalam kerja nyata: membangun dari desa, memberdayakan masyarakat, memperkuat kolaborasi, dan memastikan kemerdekaan benar-benar dirasakan dalam kehidupan sehari-hari.

Dirgahayu Republik Indonesia ke-81.

Merdeka!

Sampaga Bersatu, Mamuju Maju, Indonesia Tangguh.

Post Views: 51
Share. WhatsApp Facebook Twitter Telegram
Previous ArticleKapolda Sulsel Hadiri Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Rujab Gubernur Sulsel
Next Article SPPG Papalang Topore Salurkan MBG untuk 2.406 Penerima Manfaat
Fikran

Berita Terkait:

BERITA

PT Arkin Global Indonesia Hadirkan Solusi IPAL Ready Stock, Paket Lengkap Mulai Rp17 Juta

Agustus 21, 2026
BERITA

Vania Billiard Hadirkan Abimanyu Gen 5 Basic, Meja Biliar 9 Feet dengan Paket Lengkap

Agustus 21, 2026
BERITA

Di Balik Sepiring MBG, Tim Dapur SPPG Budong-Budong Barakkang Bekerja Menyiapkan Makanan Bergizi

Agustus 20, 2026
Add A Comment
Leave A Reply Cancel Reply

HUT RI KE 81
PASANG IKLAN
Iklan
Top Posts

Kasus Mandek di Benteng Malewang, Muncul Dugaan Kongkalikong antara Pelaku, Oknum Aparat, dan Pemerintah Desa

April 15, 2026256 Views

BANTAHAN TEGAS ATAS PEMBERITAAN DUGAAN PENIKAMAN KADES BENTENG MALEWANG

Mei 5, 2026456 Views

Najwa Salsabila Agussalim Bersinar di Grand Final Top Model Remaja Takalar

Februari 10, 202620 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram
About
About
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • BERITA
    • DUNIA
    • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • OLAHRAGA
  • PERISTIWA
    • HUKUM
    • KRIMINAL
  • SOROTAN
  • KESEHATAN
    • OTOMOTIVE
  • POLRI
What's Hot

Tragis: ABK Kapal Nelayan Timur Jaya 777 Ditemukan Tewas di Kamar Mandi

Agustus 21, 2026

Estafet Tugas di Polres Soppeng, Serah Terima Empat Jabatan Dilanjutkan Kenal Pamit

Agustus 21, 2026

PT Arkin Global Indonesia Hadirkan Solusi IPAL Ready Stock, Paket Lengkap Mulai Rp17 Juta

Agustus 21, 2026
HUT RI KE 81
Jasa Buat Legalitas
Most Popular

Kasus Mandek di Benteng Malewang, Muncul Dugaan Kongkalikong antara Pelaku, Oknum Aparat, dan Pemerintah Desa

April 15, 2026256 Views

BANTAHAN TEGAS ATAS PEMBERITAAN DUGAAN PENIKAMAN KADES BENTENG MALEWANG

Mei 5, 2026456 Views

Najwa Salsabila Agussalim Bersinar di Grand Final Top Model Remaja Takalar

Februari 10, 202620 Views
Our Picks

Tragis: ABK Kapal Nelayan Timur Jaya 777 Ditemukan Tewas di Kamar Mandi

Agustus 21, 2026

Estafet Tugas di Polres Soppeng, Serah Terima Empat Jabatan Dilanjutkan Kenal Pamit

Agustus 21, 2026

PT Arkin Global Indonesia Hadirkan Solusi IPAL Ready Stock, Paket Lengkap Mulai Rp17 Juta

Agustus 21, 2026
INFO GLOBAL NEWS
Acrobat_gk22lmQ7oh
The tree
Gottesanbeterin (Mantis religiosa)
Sushu the meow.
ijzendijke
Santa Monica
N-2026-08-21-2010_f
Castle on Mount Titano
Red Fox
AnyDesk_rPyxryzdQu

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

INFO GLOBAL NEWS
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube WhatsApp TikTok Telegram
  • REDAKSI
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • TENTANG KAMI
© 2026 INFO GLOBAL NEWS. Designed by Asnur.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.