Close Menu
INFO GLOBAL NEWSINFO GLOBAL NEWS
  • BERITA
    • DUNIA
    • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • OLAHRAGA
  • PERISTIWA
    • HUKUM
    • KRIMINAL
  • SOROTAN
  • KESEHATAN
    • OTOMOTIVE
  • POLRI
Jasa Buat Legalitas
Arsip
  • Oktober 2026
  • September 2026
  • Agustus 2026
  • Juli 2026
  • Juni 2026
  • Mei 2026
  • April 2026
  • Maret 2026
  • Februari 2026
  • Januari 2026
  • Desember 2025
  • November 2025
  • Oktober 2025
  • September 2025
  • Agustus 2025
  • Juli 2025
  • Juni 2025
  • Mei 2025
  • April 2025
  • Maret 2025
  • Februari 2025
  • Januari 2025
  • November 2022
  • Maret 2022
  • Maret 2021
  • Januari 2021
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Demos
  • Technology
  • Gaming
  • Buy Now
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
INFO GLOBAL NEWSINFO GLOBAL NEWS
  • BERITA
    • DUNIA
    • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • OLAHRAGA
  • PERISTIWA
    • HUKUM
    • KRIMINAL
  • SOROTAN
  • KESEHATAN
    • OTOMOTIVE
  • POLRI
Subscribe
INFO GLOBAL NEWSINFO GLOBAL NEWS
  • BERITA
  • PENDIDIKAN
  • OLAHRAGA
  • PERISTIWA
  • SOROTAN
  • KESEHATAN
  • POLRI
Beranda » Gedung Baru Puskesmas Salupangkang Retak, Keselamatan Pasien Dipertaruhkan
BERITA

Gedung Baru Puskesmas Salupangkang Retak, Keselamatan Pasien Dipertaruhkan

FikranBy FikranSeptember 11, 2026Tidak ada komentar3 Mins Read
Share WhatsApp Facebook Twitter Telegram
Share
Facebook WhatsApp Telegram Twitter

MAMUJU TENGAH,  — Gedung baru seharusnya menghadirkan rasa aman. Namun, pemandangan berbeda justru terlihat di UPTD Puskesmas Salupangkang, Kabupaten Mamuju Tengah, Sulawesi Barat.

Sejumlah retakan ditemukan pada dinding beberapa ruangan pasien di lantai satu. Kondisi ini sontak memunculkan pertanyaan serius: seberapa kuat bangunan fasilitas kesehatan yang seharusnya menjadi tempat paling aman bagi masyarakat?

Gedung tersebut diketahui baru diresmikan pada 29 Januari 2024. Artinya, usia bangunan belum tergolong tua. Tetapi keretakan sudah terlihat pada bagian bangunan yang digunakan untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Bagi pasien yang sedang menjalani perawatan dan keluarga yang mendampingi, retakan pada bangunan bukan sekadar persoalan estetika.

Ini menyangkut rasa aman dan keselamatan jiwa.

Salah seorang keluarga pasien, Poniman, mengaku khawatir melihat kondisi tersebut. Apalagi pasien yang berada di dalam puskesmas merupakan kelompok yang memiliki keterbatasan ketika harus melakukan evakuasi secara cepat.

“Kalau kondisinya begini semua orang kan khawatir. Semisal kalau ada gempa, bagaimana mengevakuasi pasien kalau tiba-tiba ambruk,” ujar Poniman.

BACA:  Dugaan Korupsi Smart Board dan Meubilair, Demonstran ‘Geruduk’ Kejati Sumut dan Kantor Gubernur

Kekhawatiran itu semakin beralasan karena Sulawesi Barat merupakan wilayah yang memiliki sejarah aktivitas gempa bumi. Dalam situasi darurat, bangunan fasilitas kesehatan justru dituntut memiliki tingkat keamanan dan ketahanan yang dapat diandalkan.

Gedung Baru, Mengapa Sudah Retak?

Di sinilah pemerintah daerah tidak boleh sekadar melihat persoalan ini sebagai retakan dinding biasa.

Pertanyaan publik jauh lebih mendasar: apa penyebab keretakan tersebut?

Apakah hanya retak pada lapisan plester? Apakah terdapat persoalan pada pasangan dinding? Ataukah retakan berkaitan dengan elemen struktur bangunan?

Jawaban atas pertanyaan tersebut tidak boleh didasarkan pada dugaan.

Harus ada pemeriksaan teknis oleh tenaga ahli yang kompeten.

Sebab, tanpa audit teknis, tidak seorang pun seharusnya buru-buru menyimpulkan bangunan aman maupun tidak aman.

Justru karena itulah pemerintah perlu membuka persoalan ini secara transparan.

Jangan Tunggu Retakan Menjadi Bencana

Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah dan instansi teknis terkait semestinya tidak menunggu sampai kerusakan semakin parah atau terjadi insiden terlebih dahulu baru mengambil tindakan.

BACA:  SPPG Pangale Pangale 2 Matangkan Persiapan Penyaluran Makan Bergizi bagi Penerima Manfaat

Fasilitas kesehatan bukan gedung biasa.

Di dalamnya terdapat pasien, lansia, anak-anak, tenaga kesehatan, keluarga pasien, serta masyarakat yang setiap hari datang untuk mendapatkan pelayanan.

Dalam kondisi bencana, keberadaan puskesmas bahkan menjadi semakin vital. Karena itu, keamanan bangunan harus menjadi prioritas, bukan urusan tambal-menambal semata.

Jika hasil pemeriksaan menunjukkan kerusakan hanya bersifat nonstruktural, pemerintah harus memastikan perbaikannya dilakukan dengan benar dan disertai pengawasan.

Namun jika ditemukan indikasi persoalan struktural, maka langkah penanganannya harus lebih serius dan berdasarkan rekomendasi teknis.

Publik Berhak Tahu

Keretakan bangunan yang relatif baru ini juga membuka ruang pertanyaan mengenai proses pembangunan dan pengawasannya.

Siapa pelaksana pekerjaannya?

Bagaimana pengawasan selama pembangunan?

Apakah bangunan telah melalui pemeriksaan dan serah terima sesuai ketentuan?

Apakah masih terdapat masa pemeliharaan atau tanggung jawab pihak pelaksana terhadap kerusakan yang muncul?

Pertanyaan-pertanyaan tersebut bukan untuk mencari kambing hitam, melainkan bagian dari akuntabilitas penggunaan fasilitas publik.

Sebab pembangunan gedung pemerintah menggunakan anggaran negara/daerah yang pada akhirnya bersumber dari uang masyarakat.

BACA:  Ditresnarkoba Polda Sumut Tangkap Nelayan Jaringan Antar Negara

Karena itu, masyarakat berhak memperoleh bangunan yang aman, layak, dan sesuai standar, bukan sekadar gedung yang selesai dibangun dan kemudian diresmikan.

Poniman berharap pemerintah segera mengambil langkah konkret dan tidak menunggu kerusakan berkembang.

“Kalau bisa secepatnya pemerintah menindaklanjuti. Jika kerusakan tergolong serius, ya mesti harus dibangun ulang,” tegasnya.

Kini bola berada di tangan Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah.

Retakan itu mungkin hanya retakan dinding. Tetapi jika diabaikan tanpa pemeriksaan, retakan tersebut dapat berubah menjadi retakan kepercayaan publik.

Pemerintah perlu menjawabnya dengan audit teknis yang transparan, tindakan cepat, serta kepastian keselamatan bagi pasien dan tenaga kesehatan.

Jangan sampai fasilitas kesehatan yang dibangun untuk menyelamatkan masyarakat justru membuat masyarakat bertanya-tanya tentang keselamatan mereka sendiri.

Hingga berita ini diterbitkan, belum diperoleh keterangan resmi dari Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah maupun instansi teknis terkait mengenai penyebab keretakan, hasil pemeriksaan bangunan, serta langkah penanganan yang akan dilakukan.

Views: 207
Share. WhatsApp Facebook Twitter Telegram
Previous ArticleKAKI SERIBU MASUK MENU MBG, SEJAUH MANA PENGAWASAN SPPG LARIANG SINGGANI?
Next Article Rp2 Miliar Lebih Digelontorkan, Revitalisasi SDN 7 Salotungo Disorot LSM SIDIK
Fikran

Berita Terkait:

BERITA

Kumpul Bersama Masyarakat di Kabupaten Gowa, Kapolda Sulsel Ajak Warga Berperan Aktif Jaga Kamtibmas

Oktober 28, 2026
BERITA

Gagal Berangkat ke Tanah Suci, Warga Mamuju Tengah Klaim Rugi Rp79,59 Juta

Oktober 28, 2026
BERITA

Polda Sulsel Peringati Hari Sumpah Pemuda ke-98, Kobarkan Semangat Patriotisme dan Kepedulian untuk Bangsa

Oktober 28, 2026
Add A Comment
Leave A Reply Cancel Reply

HUT RI KE 81
PASANG IKLAN
Iklan
Top Posts

Kasus Mandek di Benteng Malewang, Muncul Dugaan Kongkalikong antara Pelaku, Oknum Aparat, dan Pemerintah Desa

April 15, 2026259 Views

BANTAHAN TEGAS ATAS PEMBERITAAN DUGAAN PENIKAMAN KADES BENTENG MALEWANG

Mei 5, 2026460 Views

Najwa Salsabila Agussalim Bersinar di Grand Final Top Model Remaja Takalar

Februari 10, 202625 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram
About
About
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • BERITA
    • DUNIA
    • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • OLAHRAGA
  • PERISTIWA
    • HUKUM
    • KRIMINAL
  • SOROTAN
  • KESEHATAN
    • OTOMOTIVE
  • POLRI
What's Hot

Kapolda Sulsel Sampaikan Terima Kasih, Aksi 28 Oktober Berjalan Aman dan Kondusif, Wujud Nyata Polisi Bersama Masyarakat

Oktober 29, 2026

Kumpul Bersama Masyarakat di Kabupaten Gowa, Kapolda Sulsel Ajak Warga Berperan Aktif Jaga Kamtibmas

Oktober 28, 2026

Gagal Berangkat ke Tanah Suci, Warga Mamuju Tengah Klaim Rugi Rp79,59 Juta

Oktober 28, 2026
HUT RI KE 81
Jasa Buat Legalitas
Most Popular

Kasus Mandek di Benteng Malewang, Muncul Dugaan Kongkalikong antara Pelaku, Oknum Aparat, dan Pemerintah Desa

April 15, 2026259 Views

BANTAHAN TEGAS ATAS PEMBERITAAN DUGAAN PENIKAMAN KADES BENTENG MALEWANG

Mei 5, 2026460 Views

Najwa Salsabila Agussalim Bersinar di Grand Final Top Model Remaja Takalar

Februari 10, 202625 Views
Our Picks

Kapolda Sulsel Sampaikan Terima Kasih, Aksi 28 Oktober Berjalan Aman dan Kondusif, Wujud Nyata Polisi Bersama Masyarakat

Oktober 29, 2026

Kumpul Bersama Masyarakat di Kabupaten Gowa, Kapolda Sulsel Ajak Warga Berperan Aktif Jaga Kamtibmas

Oktober 28, 2026

Gagal Berangkat ke Tanah Suci, Warga Mamuju Tengah Klaim Rugi Rp79,59 Juta

Oktober 28, 2026
INFO GLOBAL NEWS
Highland Light , Watercolour
Screenshot_20261028-221951_Facebook
Braunbürstige Hosenbiene Nr. 2 ?
Misprinted LEGO Castle / Space Torso
1953-1957 FIAT 1100 103A/TV/E Berlina
Deer Park UFSD 248
..

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

INFO GLOBAL NEWS
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube WhatsApp TikTok Telegram
  • REDAKSI
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • TENTANG KAMI
© 2026 INFO GLOBAL NEWS. Designed by Asnur.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.