LOMBOK TENGAH — Upaya menjaga kualitas dan ketepatan porsi makanan terus menjadi perhatian dalam pelaksanaan pelayanan pemenuhan gizi. Hal ini terlihat di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Lombok Tengah Jonggat Labulia 2, ketika Kepala SPPG, Jamaludin, melakukan pemantauan langsung terhadap proses pemorsian makanan.
Pemantauan tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan setiap tahapan penyiapan makanan berjalan sesuai prosedur, mulai dari penataan makanan hingga pembagian porsi sebelum didistribusikan kepada penerima manfaat.
Dalam proses pemorsian, ketelitian menjadi faktor utama. Setiap porsi perlu diperhatikan agar sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan, sekaligus menjaga kebersihan, kerapian, dan kualitas makanan yang disiapkan.
Kehadiran kepala SPPG di tengah proses pemorsian juga menjadi bentuk pengawasan langsung terhadap pelaksanaan operasional. Dengan pemantauan tersebut, setiap tahapan pekerjaan dapat diperhatikan secara lebih cermat sehingga potensi kesalahan dalam pembagian porsi dapat diminimalkan.
SPPG Lombok Tengah Jonggat Labulia 2 berlokasi di Jalan Bypass Bandara Internasional Lombok, Dusun Olor Agung, Desa Labulia, Kecamatan Jonggat, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB). Unit pelayanan ini berada di bawah naungan Yayasan Ponpes Nahdlatul Wathan Setuta.
Pemantauan langsung yang dilakukan Jamaludin mencerminkan pentingnya peran kepala SPPG dalam mengawal pelaksanaan operasional, khususnya pada tahap pemorsian yang menjadi salah satu penentu kelancaran distribusi makanan kepada penerima manfaat.
Melalui pengawasan yang cermat dan koordinasi tim yang baik, SPPG Labulia 2 diharapkan mampu menjaga konsistensi pelayanan, sehingga makanan yang disiapkan dapat memenuhi standar yang ditetapkan dan didistribusikan secara optimal.
Pengawasan di setiap tahapan operasional menjadi bagian penting dalam membangun pelayanan pemenuhan gizi yang tertib, berkualitas, dan berorientasi pada kebutuhan penerima manfaat.



