Close Menu
INFO GLOBAL NEWSINFO GLOBAL NEWS
  • BERITA
    • DUNIA
    • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • OLAHRAGA
  • PERISTIWA
    • HUKUM
    • KRIMINAL
  • SOROTAN
  • KESEHATAN
    • OTOMOTIVE
  • POLRI
Jasa Buat Legalitas
Arsip
  • Oktober 2026
  • September 2026
  • Agustus 2026
  • Juli 2026
  • Juni 2026
  • Mei 2026
  • April 2026
  • Maret 2026
  • Februari 2026
  • Januari 2026
  • Desember 2025
  • November 2025
  • Oktober 2025
  • September 2025
  • Agustus 2025
  • Juli 2025
  • Juni 2025
  • Mei 2025
  • April 2025
  • Maret 2025
  • Februari 2025
  • Januari 2025
  • November 2022
  • Maret 2022
  • Maret 2021
  • Januari 2021
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Demos
  • Technology
  • Gaming
  • Buy Now
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
INFO GLOBAL NEWSINFO GLOBAL NEWS
  • BERITA
    • DUNIA
    • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • OLAHRAGA
  • PERISTIWA
    • HUKUM
    • KRIMINAL
  • SOROTAN
  • KESEHATAN
    • OTOMOTIVE
  • POLRI
Subscribe
INFO GLOBAL NEWSINFO GLOBAL NEWS
  • BERITA
  • PENDIDIKAN
  • OLAHRAGA
  • PERISTIWA
  • SOROTAN
  • KESEHATAN
  • POLRI
Beranda » KAKI SERIBU MASUK MENU MBG, SEJAUH MANA PENGAWASAN SPPG LARIANG SINGGANI?
BERITA

KAKI SERIBU MASUK MENU MBG, SEJAUH MANA PENGAWASAN SPPG LARIANG SINGGANI?

FikranBy FikranSeptember 10, 2026Tidak ada komentar4 Mins Read
Share WhatsApp Facebook Twitter Telegram
Share
Facebook WhatsApp Telegram Twitter

Klik untuk memperbesar gambar 👆


PASANGKAYU — Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Pasangkayu kembali menuai sorotan. Kali ini, bukan soal rasa atau jumlah porsi, melainkan temuan yang jauh lebih serius: kaki seribu ditemukan di dalam menu makanan yang diterima penerima manfaat di salah satu sekolah yang dilayani SPPG Lariang Singgani.

Subheadline: Video unggahan guru di Facebook Wildawnty memicu pertanyaan tentang kontrol keamanan pangan dari dapur hingga meja siswa.

Temuan tersebut mencuat melalui sebuah video yang diunggah di Facebook oleh akun Wildawnty, yang disebut merupakan salah satu guru di sekolah penerima manfaat. Dalam rekaman itu, tampak seekor kaki seribu berada di dalam makanan MBG.

Video tersebut sontak memunculkan pertanyaan publik: bagaimana hewan tersebut bisa lolos dari seluruh rangkaian pemeriksaan hingga akhirnya masuk ke makanan yang sudah berada di tangan siswa?

Pertanyaan ini tidak boleh berhenti pada persoalan “ada kaki seribu dalam makanan”. Yang jauh lebih penting adalah menguji sistem pengawasan keamanan pangan SPPG dari dapur hingga meja penerima manfaat.

Sebab, sebelum makanan dibagikan kepada anak-anak, terdapat sejumlah tahapan yang semestinya menjadi titik kontrol. Mulai dari penerimaan bahan pangan, pencucian dan pengolahan, pemasakan, pemorsian, pengecekan makanan hingga distribusi ke sekolah.

BACA:  Bentuk Kedisiplinan Dan Semangat Kebersamaan Petugas Rutan Watansoppeng Sebagai Wujud Pelayanan Publik Yang Profesional

Lantas, di titik mana pengawasan itu bekerja dan di titik mana kemungkinan celahnya terjadi?

Apakah makanan sudah diperiksa secara visual sebelum ditutup dan didistribusikan?

Apakah proses pemorsian dilakukan dengan standar higiene yang memadai?

Apakah lingkungan dapur dan area pemorsian benar-benar terlindungi dari masuknya hewan atau benda asing?

Dan yang paling penting, apakah kejadian serupa hanya ditemukan dalam satu kotak makanan atau ada porsi lain yang mengalami hal sama?

Jangan Sekadar Klarifikasi, Harus Ada Penelusuran

Temuan ini seharusnya tidak diselesaikan hanya dengan permintaan maaf atau klarifikasi singkat.

Pihak pengelola SPPG Lariang Singgani perlu menjelaskan secara terang bagaimana proses produksi makanan pada hari kejadian berlangsung.

Jika benar temuan tersebut hanya terjadi pada satu porsi, penyebabnya tetap perlu ditelusuri. Sebaliknya, jika ditemukan pada beberapa porsi, maka persoalannya tentu membutuhkan pemeriksaan yang lebih serius terhadap proses produksi dan distribusi.

BACA:  DPW-K- SARBUMUSI Sumut Dukung Kebijakan Prabowo-Gibran Untuk Meningkatkan Kesejahtraan Buruh dan Pekerja Indonesia

Pihak sekolah juga perlu menjelaskan kapan makanan diterima, kapan temuan tersebut diketahui, apakah siswa sempat mengonsumsi makanan tersebut, serta apakah kejadian itu telah dilaporkan kepada pengelola SPPG dan pihak terkait.

MBG Jangan Hanya Mengejar Jumlah Porsi

Program MBG merupakan program yang menyentuh langsung kebutuhan anak-anak. Karena itu, ukuran keberhasilan tidak cukup hanya dihitung dari berapa ribu porsi makanan yang berhasil dibagikan setiap hari.

Satu porsi makanan yang diduga mengandung benda atau organisme asing pun layak menjadi alarm bagi sistem pengawasan.

Publik berhak mengetahui apakah standar keamanan pangan benar-benar diterapkan atau hanya berhenti sebagai prosedur di atas kertas.

Temuan kaki seribu ini menjadi ujian bagi SPPG Lariang Singgani: apakah sistem pengawasan mampu mendeteksi persoalan sebelum makanan sampai kepada siswa?

Jika ternyata terdapat kelemahan dalam prosedur, maka evaluasi harus dilakukan dan titik lemahnya harus diperbaiki.

Jangan sampai kasus seperti ini baru dianggap penting setelah video beredar di media sosial.

Pertanyaan yang Menunggu Jawaban

Ada sejumlah pertanyaan yang kini patut dijawab pihak terkait:

BACA:  Potret Tim Pemorsian SPPG Pasangkayu, dari Dapur Menuju 2.463 Penerima MBG

Bagaimana kaki seribu bisa masuk ke dalam makanan?

Siapa yang melakukan pemeriksaan akhir sebelum makanan didistribusikan?

Apakah ada pemeriksaan terhadap seluruh porsi pada hari kejadian?

Apakah sampel makanan masih diamankan untuk memastikan penyebabnya?

Apakah SPPG telah melaporkan temuan tersebut kepada pihak berwenang atau pengawas program MBG?

Dan yang paling mendasar:

Apa langkah konkret agar kejadian serupa tidak kembali terjadi?

Video yang beredar di media sosial kini telah membuka persoalan tersebut ke ruang publik. Selanjutnya, masyarakat tidak hanya membutuhkan bantahan atau pembenaran, tetapi penjelasan yang transparan dan langkah perbaikan yang dapat dipertanggungjawabkan.

Sebab, ketika makanan diperuntukkan bagi anak-anak sekolah, standar keamanan tidak boleh berada di urutan kedua setelah target distribusi.

Temuan ini patut menjadi bahan evaluasi serius bagi pengelola SPPG Lariang Singgani dan pihak terkait agar program MBG tidak hanya bergizi di atas kertas, tetapi juga aman ketika sampai ke tangan penerima manfaat.

Views: 522
Share. WhatsApp Facebook Twitter Telegram
Previous ArticleAKPERSI Temukan Dokumen Kesepakatan PT BMH dan Desa Karangsia, Minta Presiden Turun Tangan
Next Article Gedung Baru Puskesmas Salupangkang Retak, Keselamatan Pasien Dipertaruhkan
Fikran

Berita Terkait:

BERITA

Kumpul Bersama Masyarakat di Kabupaten Gowa, Kapolda Sulsel Ajak Warga Berperan Aktif Jaga Kamtibmas

Oktober 28, 2026
BERITA

Gagal Berangkat ke Tanah Suci, Warga Mamuju Tengah Klaim Rugi Rp79,59 Juta

Oktober 28, 2026
BERITA

Polda Sulsel Peringati Hari Sumpah Pemuda ke-98, Kobarkan Semangat Patriotisme dan Kepedulian untuk Bangsa

Oktober 28, 2026
Add A Comment
Leave A Reply Cancel Reply

HUT RI KE 81
PASANG IKLAN
Iklan
Top Posts

Kasus Mandek di Benteng Malewang, Muncul Dugaan Kongkalikong antara Pelaku, Oknum Aparat, dan Pemerintah Desa

April 15, 2026259 Views

BANTAHAN TEGAS ATAS PEMBERITAAN DUGAAN PENIKAMAN KADES BENTENG MALEWANG

Mei 5, 2026460 Views

Najwa Salsabila Agussalim Bersinar di Grand Final Top Model Remaja Takalar

Februari 10, 202625 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram
About
About
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • BERITA
    • DUNIA
    • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • OLAHRAGA
  • PERISTIWA
    • HUKUM
    • KRIMINAL
  • SOROTAN
  • KESEHATAN
    • OTOMOTIVE
  • POLRI
What's Hot

Kapolda Sulsel Sampaikan Terima Kasih, Aksi 28 Oktober Berjalan Aman dan Kondusif, Wujud Nyata Polisi Bersama Masyarakat

Oktober 29, 2026

Kumpul Bersama Masyarakat di Kabupaten Gowa, Kapolda Sulsel Ajak Warga Berperan Aktif Jaga Kamtibmas

Oktober 28, 2026

Gagal Berangkat ke Tanah Suci, Warga Mamuju Tengah Klaim Rugi Rp79,59 Juta

Oktober 28, 2026
HUT RI KE 81
Jasa Buat Legalitas
Most Popular

Kasus Mandek di Benteng Malewang, Muncul Dugaan Kongkalikong antara Pelaku, Oknum Aparat, dan Pemerintah Desa

April 15, 2026259 Views

BANTAHAN TEGAS ATAS PEMBERITAAN DUGAAN PENIKAMAN KADES BENTENG MALEWANG

Mei 5, 2026460 Views

Najwa Salsabila Agussalim Bersinar di Grand Final Top Model Remaja Takalar

Februari 10, 202625 Views
Our Picks

Kapolda Sulsel Sampaikan Terima Kasih, Aksi 28 Oktober Berjalan Aman dan Kondusif, Wujud Nyata Polisi Bersama Masyarakat

Oktober 29, 2026

Kumpul Bersama Masyarakat di Kabupaten Gowa, Kapolda Sulsel Ajak Warga Berperan Aktif Jaga Kamtibmas

Oktober 28, 2026

Gagal Berangkat ke Tanah Suci, Warga Mamuju Tengah Klaim Rugi Rp79,59 Juta

Oktober 28, 2026
INFO GLOBAL NEWS
Highland Light , Watercolour
Screenshot_20261028-221951_Facebook
BraunbĂĽrstige Hosenbiene Nr. 2 ?
Misprinted LEGO Castle / Space Torso
1953-1957 FIAT 1100 103A/TV/E Berlina
Deer Park UFSD 248
..

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

INFO GLOBAL NEWS
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube WhatsApp TikTok Telegram
  • REDAKSI
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • TENTANG KAMI
© 2026 INFO GLOBAL NEWS. Designed by Asnur.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.